Senin, 16 Mei 2022

Makar 20 Persen vs Makar Allah

Makar 20 Persen vs Makar Allah

Foto: Jonru Ginting. (Dok. pribadi Jonru)

Oleh: Jonru Ginting*

Banner Iklan Swamedium

Jakarta, Swamedium.com — Kenapa saya memposting foto yang bertuliskan GERAKAN TOLAK AHOK ini?

Begini, Teman. Ini berkaitan dengan penetapan Presidential Threshold 20% tadi malam, yang diresmikan oleh SEORANG TERSANGKA bernama Setyo Novanto.

Lucu banget ya, negeri ini? Seorang tersangka bisa meresmikan sebuah keputusan pemerintah.

Kubu kotak-kotak pasti DILEMATIS banget nih. Di satu sisi mereka mendesak SN mundur karena mereka emang ada kepentingan di situ. Tapi di sisi lain mereka pasti bersorak kegirangan atas keputusan yang diketok oleh SN, Karena itu sesuai dengan nafsu mereka.

Dua sikap yang saling kontradiktif, bukan? Karena mereka emang MENTAL PELACUR. Sikap dan komentar mereka sesuai kepentingan saja, tergantung siapa yang bayar.

OKE, KEMBALI KE LAPTOP.

Soal Presidential Threshold 20%, saya ingin mengenang kejadian TEPAT SETAHUN LALU, yakni ketika saya menghadiri deklarasi Gerakan Tolak Ahok di Jakarta, tanggal 20 Juli 2016.

Saat itu, yang kami miliki hanya semangat untuk membela Islam. Tak lebih dan tak kurang.

Kami penuh semangat, namun sama sekali BELUM TAHU bagaimana cara mengalahkan Ahok. Sebab Ahok terlihat sangat kuat, didukung oleh sembilan cacing. Secara logika rasanya tidak mungkin mengalahkan dia.

Sekadar info: Saat itu Kasus Al Maidah 51 belum muncul ke permukaan.

Namun Tak Ada Yang Tak Mungkin Bagi Allah. Dan Hari Ini Terbukti. AHOK NYUNGSEP, KALAH PILKADA, BAHKAN MASUK PENJARA. SALAM DUA TAHUN !!!

Nah, sehubungan dengan penetapan Presidential Threshold 20%, ya ini situasinya mirip setahun lalu. Peraturan yang baru diketok kemarin ini memang memungkinkan Jokowi menjadi calon presiden tunggal di tahun 2019. Tak ada calon lain yang bisa maju, karena suara partai-partai pendukung Presidential Threshold 0% tidaklah cukup.

Penetapan Presidential Threshold 20% menjadi bukti yang sangat kuat bahwa rezim Jokowi sangat otoriter, sangat haus kekuasaan. Bagaimana bisa, mereka menutup pintu serapat-rapatnya untuk bersaing dengan calon presiden lainnya?

Ini namanya SANGAT ANTI DEMOKRASI. Dan peristiwa yang PALING OTORITER ini terjadi di era Jokowi.

Ini JAUH LEBIH BURUK KETIMBANG ORDE BARU.

Namun Teman, mari mengenang kejadian setahun lalu, ketika kita merasa Ahok sangat kuat, tak mungkin dikalahkan. Namun ternyata BISA.

Mereka membuat makar, namun Allah Adalah Sebaik-baik Pembuat Makar. Dan ini sudah terbukti pada Pilkada DKI 2017.

Mari bersatu melawan kezaliman dan kesewenang-wenangan, melawan musuh-musuh Islam yang hendak memberangus kita. Dengan semangat 212 insya Allah Kita BISA Menang.

Allahu Akbar !!! (*)

*Penulis adalah pemerhati masalah sosial politik, pedakwah, trainer menulis dan pegiat media sosial

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita