Rabu, 23 September 2020

Rikwanto: Pergantian Kapolda Metro Bukan karena Kasus Novel dan HRS

Rikwanto: Pergantian Kapolda Metro Bukan karena Kasus Novel dan HRS

Foto: Kepala Biro Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol. Rikwanto (yoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto menjelaskan mengenai pergantian Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan bukan dikarenakan kasus Novel Baswedan Maupun Dugaan chat pornografi yang melibatkan Habib Rizieq belum terselesaikan.

Melainkan pergantian tersebut dianggap sebagai apresiasi dari Kaporli kepada Iriawan, karena dirinya telah menjalankan tugasnya dengan baik selama menjabat menjadi kapolda metro jaya.

“Tidak ada, justru ini adalah apresiasi dari pimpinan ke Kapolda Metro Jaya,” ujar Rikwanto di Mabes Polri, Jumat (21/7).

Menurutnya, Iriawan diberikan jabatan sebagai Asisten Operasi Kapolri karena dinilai, dirinya sudah banyak pengalamannya selama menjabat menjadi kapolda metri jaya. Dan dalam hal ini Iriawan akan memiliki tanggung jawab yang lebih besar lagi, selain pengamanan untuk penyelenggaraan sea games dan Pilpres 2019.

“(Kapolri) membutuhkan seseorang yang sudah berpengalaman dalam mengelola situasi dan mengelola yang ada di Mabes Polri,” jelasnya

Dalam surat telegram Kapolri nomor ST/1768/VII/2017, yang dikeluarkan Kamis (20/7), jabatan Kapolda Metro Jaya diganti oleh Irjen Idham Azis yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Propam Mabes Polri.

Irjen M Iriawan ditunjuk Kapolri Jendral Tito Karnavian menjadi Asisten Operasi Kapolri menggantikan Irjen Unggung Cahyono. (Yog)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.