Rabu, 27 Januari 2021

Makan Beralaskan Daun Pisang Sedang Hits di Jakarta

Makan Beralaskan Daun Pisang Sedang Hits di Jakarta

Jakarta, Swamedium.com – Ngeliwet atau menikmati nasi liwet bareng-bareng sedang hits di Jakarta. Cara makannya unik, yakni semua hidangan mulai dari nasi hingga lauk pauknya digelar di atas daun pisang yang panjang, lalu dimakan rame-rame dengan tangan telanjang atau tanpa sendok. Sensasinya beda, seru sehingga makannya terasa lebih nikmat.

Banner Iklan Swamedium

Makan memang sudah menjadi bagian dari gaya hidup masa kini. Tak heran, bila jenis makanan, penyajian hingga cara makan pun ada perubahan. Contohnya, makan bareng beralaskan daun pisang, seperti di kampung-kampung Jawa tempo dulu kini kembali digemari.

Ngliwet bareng ini, diberi nama balakecrakan oleh orang Sunda. Ada juga yang menyebutnya makanan ririungan. Cara makannya sangat sederhana, cukup menggunakan tangan, tanpa peralatan makan yang lengkap seperti piring dan sendok. Hidangannya juga tidak mewah, hanya ala rumahan dan tidak memakai aturan table manner.

Makanan yang disajikan bisa nasi liwet ala Jawa Tengah atau masakan Sunda yang tradisional turun-temurun. Seperti ikan nila atau gurame yang bisa diolah dengan cara goreng kering ataupun bakar, ayam goreng atau bakar, tempe mendoan, karedok, ikan peda, dan tak lupa lalapan dan sambal yang menggiurkan.

Lauk-pauk khas Indonesia lainnya bisa juga digunakan, seperti tempe orek, empal goreng, sate ayam, sate udang, tumis oncom, bakwan jagung, hingga sayur asem juga cocok saja menjadi menu balakecrakan atau ngliwet ini.

Makan bersama di alas daun pisang ini biasanya dilakukan sambil duduk lesehan atau bisa juga duduk di kursi dan makanannya disajikan diatas daun pisang panjang yang diletakkan di atas meja panjang.

Kebiasaan Ngliwet bareng ini biasa dilakukan pada momen tertentu, seperti saat perayaan ulang tahun, arisan, reuni, halal bihalal atau sekedar kumpul bersama teman dan keluarga untuk mengisi waktu luang.

Makan bareng ini terasa nikmat karena makannya rame-rame. Menyantapnya pun dengan mencomot sana dan sini sambil tertawa bersama bebas tidak pakai aturan. Suasana makan menjadi seru dan akrab.

Nah, keseruan itu bukan lagi sekadar cerita kenangan kakek-nenek atau buyut kita di masa muda. Santap bersama ala balakecrak¬an orang Sunda atau ngliwet di Jakarta ini sedang menjadi tren pencinta kuliner, baik yang bersantap di restoran ataupun menyajikannya di rumah.

Di Bandung, ada banyak restoran yang menyediakan sajian ala balakecrakan. Di antaranya Paviliun Sunda, Jalan LLRE Martadinata Nomor 97 Kota Bandung dan Dago Panyawangan, Jalan Ir H Juanda Nomor 127 Kota Bandung.

Sedangkan di Jakarta, ngliwet bareng dengan penyajian makanan menggunakan alas daun pisang ini bisa dijumpai di beberapa restoran, antar lain berikut ini;

Bebek asap balcon
Plaza Blok M, Lantai 6, Jl. Bulungan No. 76, Blok M, Jakarta. Telp. 0811-9331-960.

Ayam Jerit
Teras Benhil, Lantai 1, Jl. Bendungan Hilir Raya No. 34, Bendungan Hilir, Jakarta. Telp. 0812-8571-8829.

Warung Teteh
Jl. Petogogan 1, Blok A No. 20, Pondok Indah, Jakarta. Telp. 0857-1522-4035.

Opah Mami
The Promenade, Jl. Buncit Raya No. 98, Pasar Minggu, Jakarta. Telp. (021) 7980316.

Satoesoek
Jl. Sumagung 3, Blok P2, No. 1, Kelapa Gading, Jakarta. Telp. (021) 4520701.

Taman Santap Rumah Kayu
Jl. Ki Hajar Dewantara, Gading Serpong, Serpong Utara, Tangerang. Telp. (021) 54212011.

Ikan Bakar Cianjur
Jl. Cipete Raya No. 35, Fatmawati, Jakarta. Telp. (021) 75900222.

Rasakan serunya Ngliwet bareng ini dan nikmati kehangatan suasananya bersama teman maupun kerabat Anda. Selamat mencoba.

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita