Senin, 25 Januari 2021

Cabut Mandat Jokowi, Presidium MRI Upayakan Sidang Istimewa

Cabut Mandat Jokowi, Presidium MRI Upayakan Sidang Istimewa

Foto: Yudi Syamhudi Suyuti. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Demi mendorong kembalinya Cita-Cita Proklamasi 1945, Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) akan menggerakkan rakyat untuk menggelar Sidang Istimewa dengan agenda utama; Kembali ke UUD 45 asli, Perkuat Hak-Hak Rakyat Pribumi, Cabut Mandat Jokowi dan Bentuk Pemerintah Transisi.

Banner Iklan Swamedium

Hal tersebut disampaikan Ketua Presidium MRI, Yudi Syamhudi Suyuti dalam keterangan persnya, Senin (24/7). Yudi menegaskan saat ini kondisi Rakyat dan Negara yang sudah sangat mengkhawatirkan, dimana Presiden Jokowi sudah jauh dari ‘relnya’, sementara rakyat sudah menunggu perubahan terjadi sedangkan Revolusi Konstitusional melalui Sidang Istimewa juga menunggu momentum.

“Mau tidak mau, saya bersama Presidium MRI akan memulai proses yang sesuai UUD Amandemen. Meski saya paham UUD Amandemen merupakan Konstitusi yang ilegal, tapi Negara Penguasa dan Oligarki ini menggunakan UUD ilegal tersebut,” kata Yudi.

Sehingga, lanjut Yudi, jalan yang akan mereka lalui tidak beralasan jika dianggap sebagai perbuatan makar.

“Setelah perenungan, sambil saudara saudara berkonsolidasi membangun kekuatannya masing-masing, saya akan memulai setidaknya membuka jalan tersebut. Meski saya paham, kekuatan di parlemen juga tidak dengan mudah menyerap aspirasi rakyat banyak, karena persoalan kepentingan kekuasaan mereka,” lanjut dia.

Lebih lanjut Yudi mengatakan, dalam waktu dekat akan ada konsolidasi antara Presidium MRI dan kekuatan-kekuatan pendukung untuk mengajukan Gugatan ke DPR RI dalam hal Pemakzulan Presiden dan diselenggarakannya Sidang Istimewa MPR. Meski begitu, Yudi mengakui, langkah ini adalah langkah yang rumit dan panjang, akan tetapi, lanjut Yudi, mau tidak mau pihaknya harus terus mengupayakan hal ini terlaksana sesuai Pasal 7 UUD 1945 Amandemen.

“Jalan ini terpaksa saya tempuh untuk membuka sebuah gerakan rakyat banyak yang sejalan untuk mendorong Sidang Istimewa yang diharapkan. Semoga ini bisa menjadi suatu strategi mendorong kembalinya Cita-Cita Proklamasi 1945, sekaligus menggerakkan rakyat untuk menggelar Sidang Istimewa,” tutup Yudi. (Ima)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita