Senin, 18 Januari 2021

[Foto] Pemandangan Istimewa di Pondok Al-Ishlah Bondowoso

[Foto] Pemandangan Istimewa di Pondok Al-Ishlah Bondowoso

[URIS id=26447]

Banner Iklan Swamedium

Bondowoso, Swamedium.com — Ada pemandangan yang sangat indah di dalam pondok pesantren asuhan KH. Muhammad Ma’shum ini. Pada Minggu (23/7) saat menjadi tuan rumah ada acara HalalBihalal dan Silaturahmi Nasional 212 tepatnya berlokasi di lapangan yang memang sudah disiapkan oleh panitia acara, sempat mengundang simpati para peserta yang hadir disana.

Begitu kita masuk ke area pondok, semua peserta yang datang dari beberapa kota yang ada diJawa Timur, akan disambut hangat oleh panitia. Menariknya, panitia telah menyediakan tempat bagi para tamu yang berniat menghadiri acara halal- bihalal tersebut. Bukan hanya sekedar memberi tempat untuk menginap, namun pihak panitia juga menyiapkan makan.

Beberapa peserta yang hadir, mengaku sebagai walisantri dan dikirim undangan oleh pihak pondok pesantren untuk hadir diacara tersebut. Wanita yang mengaku bernama Ibu Tien ini berangkat dari kota Situbondo pada pukul 5 subuh.

Saat ditanya motivasinya untuk datang ke acara halal- bihalal, dia mengaku sangat antusias dan bangga bisa datang, sekalipun memang telah mendapatkan undangan langsung dari pihak pondok namun ini adalah pertama kalinya digelar acara halal- bihalal yang dihadiri oleh beberapa tokoh nasional serta ulama- ulama.

“Saya sangat senang sekali, karena selain anak saya mondok di sini namun baru pertama ini melihat banyak kerumunan orang yang berjubel- jubel”, katanya.

Lain halnya dengan Ibu Tantri yang datang dari Surabaya, dia mengaku diundang oleh panitia yang mewakili Panti Asuhan Aisiyah. Tantri mengaku, ini adalah kali kedua di undang oleh Pondok Pesantren Al- Islah.

“Saya datang kesini bersama rombongan Panti, dan selain itu juga saya sangat senang bisa menghadiri acara- acara yang digelar oleh GUIP Jatim”, akunya.

Saat dikonfirmasi, panitia acara mengaku sangat mengupayakan pelayanan dan fasilitas yang memadai bagi peserta dan undangan yang hadir.

Dan istimewanya, panitia sengaja memisahkan antara peserta akhwat dan ikhwan. Untuk peserta atau undangan akhwat ditempatkan di masjid atau pendopo, sedangkan peserta yang ikhwan ditempatkan dilapangan atau dekat dengan panggung tempat para tokoh- tokoh dan ulama berorasi.

Apakah cukup sampai disini saja? Tidak. Ratusan nasi kotak dan air mineral yang disediakan oleh panitia sangat berlebih- lebih.

“Semua makanan dan minuman serta kudapan ini adalah hasil dari pengumpulan donasi baik dari wali santri ataupun dari para donatur tetap,” Ujar salah satu panitia yang tidak mau disebutkan namanya.

Hampir semua petugas atau panitia melibatkan santri- santri yang ada disana, baik dari sie kebersihan, sie konsumsi, maupun sie pengisi acara. Untuk keamanannya, Pondok Pesantren Al- Islah melibatkan Kokam Bondowoso, TNI, dan Kapolsek Bondowoso.

Semua jamaah yang rata-rata datang dari Jawa Timur dan Bali itu mengaku sangat ingin datang ketempat ini lagi (red- Pondok Al- Islah), selain udaranya yang sejuk didukung dengan luas pondok yang diperkirakan mencapai 9 hektar dan kebersihan yang sangat terjaga. (Yetty Ikhsan/jurnalis warga)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita