Rabu, 20 Januari 2021

Musibah Bawa Berkah, Konsumen Ramai-ramai Cari Beras Maknyuss

Musibah Bawa Berkah, Konsumen Ramai-ramai Cari Beras Maknyuss

Jakarta, Swamedium.com – Musibah membawa berkah. Mungkin itulah yang dialami produsen beras Maknyuss, PT Indo Berkah Ibu (PT IBU) yang akhirnya justru menikmati promosi gratis dari musibah yang menimpa usahanya.

Banner Iklan Swamedium

Seperti diketahui, setelah digerebek oleh Satgas Pangan Polri, gudang PT IBU di Bekasi, Jawa Barat disegel pada Kamis (20/7), maka sontak ramai di sosial media yang penasaran dengan beras Maknyuss. Beras Maknyuss akhirnya jadi viral dan mengundang rasa ingin tahu khalayak.

Terlebih diketahui PT IBU membeli gabah dari petani dengan harga Rp 4.900 per kilogram yang lebih tinggi dari harga gabah yang ditetapkan pemerintah Rp3.700 per kilogram. Banyak publik yang angkat jempol menaruh simpati kepada PT IBU karena tindakannya yang menguntungkan petani kok. malah dipersoalkan oleh aparat negara?

Apalagi kemudian mencuat nama Anton Apriyantono, mantan Menteri Pertanian dari PKS era SBY yang menjabat komisaris utama dan komisaris independen produsen beras Maknyuss.

Ditambah testimoni dari konsumen beras Maknyuss yang menyatakan beras Maknyuss enak, pulen, harga lebih murah dari kemasan sejenis, dll…

Hal ini membuat publik yang sebelumnya tidak tahu ada beras Maknyuss dan tidak pernah beli malah sekarang jadi penasaran dan ramai-ramai nyari dan beli beras Maknyuss.

Salah satunya Pak Agus Santoso, yang menuturkan testimoninya soal beras Maknyuss di akun fb-nya (23/7/2017) yang akhirnya jadi viral, sebagai berikut sebagimana dikutip portalislam.id:

“Testimoni Maknyus ”

Hari ini rame berita beras Maknyus, jadi penasaran karena belum nyobain. Cuma karena emosi saja kupikir. gak mungkinlah rasanya gak enak, beli sekalian dah buat stock.

Tumben sekali ini rela angkat-angkut karung beras sendiri.. hmmmm gapapa dah asal senang hati saja.

Pas mau bayar, Beras ini memang harganya lebih murah dibanding beras kemasan sejenis. Lalu ada keterangan bebas pemutih pewangi dan pengawet. Ditambah lagi dicantumkan tanggal kadaluwarsa. Beras lain jarang yg mencantumkan tanggal kadaluwarsa.

Sampe rumah langsung tuh masak, begitu panas-panas cuma pake sambel, goreng ikan dan lalap.. bener-bener maknyus… Sekali ini saya percaya dengan maknyus slogannya pakde Bondan.

Yang tadinya ga peduli dengan beras dan rasa nasinya, gara-gara digrebek kok jadi penasaran. Bukan apa2, karena otakku langsung berpikir ini pasti ada muatan politis ataupun persaingan dagang apalagi yang punya orang PKS. Aku mah percaya sama nih partai masih relatif ada bersih2nya gitu.

Begini ceritaku, gimana ceritamu.

Tapi percayalah, pindah ke beras maknyus gak akan menyesal… baik rasa, kualitas maupun harga.. sedikit kita juga berperan meningkatkan pendapatan petani kita. Bagaimana pun namanya pengusaha asli Indonesia masih ada kesadaran akan rasa senasib dan saling membantu.(maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita