Senin, 18 Januari 2021

Sekjen Gerindra: Capres 2019, Insya Allah Prabowo Kuat dan Sehat

Sekjen Gerindra: Capres 2019, Insya Allah Prabowo Kuat dan Sehat

Foto: Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, pihaknya masih menunggu kesediaan Ketua Umumnya Prabowo Subianto untuk kembali diusung pada Pilpres 2019 mendatang. Walaupun saat ini, Prabowo masih menunggu dinamika politik terkini sebelum memberikan keputusan.

Banner Iklan Swamedium

“Jawabannya beliau ini yang sedang kami tunggu sampai sekarang. Belum ada jawaban beliau. Tapi insya Allah beliau tetap kuat dan sehat,” kata Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/7) kemarin.

Muzani mengungkapkan, untuk memuluskan langkah Prabowo maju dalam Pilpres 2019, Gerindra bahkan sudah siap merangkul PAN yang saat ini mulai ditinggalkan koalisi pemerintah. Muzakin meyakini, bersama PAN, Gerindra memiliki tambahan kekuatan untuk memenangkan Pilpres 2019.

“Kami siap menerima partai manapun termasuk PAN. Itu kawan dan sahabat. Kekuatan yang bisa kita gunakan sama sama untuk memenangkan,” ungkapnya.

Partai Gerindra, kata Muzani terbuka untuk menjalin komunikasi dan penjajakan dengan semua partai, termasuk PAN.

“Semua parpol kan punya cara pandang otonom. Masing masing ke depan bangsa ini kita melihat ke depan partai itu. Sehingga apapun yang menjadi keputusan PAN dari awal kami sangat menghormati dan menjunjung tinggi,” tuturnya.

Seperti dilansir Merdeka, Prabowo telah melakukan komunikasi dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Rencananya mereka berdua akan bertemu, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk membahas Pilpres 2019.

“Ya Pak Prabowo dan Pak SBY masih terus mencocokkan waktu karena Ketum memiliki agenda yang padat dan Insya Allah dalam waktu dekat beliau akan ketemu pada waktu yang cocok,” ucap Muzani.

Muzain juga mengungkapkan, Demokrat dikabarkan akan mengusung putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi calon orang nomor satu di Indonesia. Harapannya nanti, Prabowo dapat berdampingan dengan AHY.

“Ada kehendak dan keinginan agar Pak Prabowo kembali diusung terutama capres 2019,” terangnya.

Lebih lanjut anggota Komisi I DPR ini mengatakan, 4 partai yang melakukan walkout saat pengambilan keputusan RUU Pemilu, yakni PAN, PKS, Gerindra dan Demokrat telah mulai membicarakan arah dukungan kepada Prabowo.

“Tapi paling tidak di dalam koalisi 4 partai yang kemarin sama sama kita WO dalam UU pemilu terus terang pembicaraan itu belum secara nyata mengarah seperti itu,” Muzani menandaskan.

Meski begitu, Muzani memprediksi peta koalisi baru akan terlihat pada akhir tahun 2017. untuk itu, partai-partai tersebut diharapkan memulai pembicaraan soal peta dukungan di Pilpres 2019.

“Kalau akhir tahun ini atau awal tahun depan sudah tergambar pembicaraan-pembicaraan yang di sana sudah harus dilakukan dari sekarang. Sekalipun pembicaraan final itu belum tentu menggambarkan apa yang dibicarakan hari ini,” pungkasnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita