Rabu, 20 Januari 2021

Hendak Dipanen, Lahan Tebu Milik Warga Gunungkidul Ludes Terbakar

Hendak Dipanen, Lahan Tebu Milik Warga Gunungkidul Ludes Terbakar

Foto: Lahan tebu seluas kurang lebih 7.000 meter yang siap panen justru ludes dilalap api, (ist)

Jogyakarta, Swamedium.com — Nasib kurang beruntung menimpa seorang petani tebu bermaksud hendak memanen tanaman tebunya justru harus merugi. Pasalnya, tanaman tebu siap panen tersebut ludes terbakar.

Banner Iklan Swamedium

Sudono (58), warga Padukuhan Bleberan, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul yang memiliki lahan tebu seluas kurang lebih 7.000 meter yang hendak dipanen, Rabu (26/7) pagi tadi justru ludes dilalap api.

Peristiwa itu ia ketahui sekira pukul 09.00 WIB setelah mendapat laporan dari teman perangkat desa bahwa lahan tebu miliknya terbakar. Usai mengecek ke ladang ternyata api sudah sangat besar.

Kejadian tersebut bermula ketika salah satu pemilik lahan tebu yang berdekatan dengan lahan Sudono membakar sampah di dekat lahannya. Namun karena angin yang berhembus cukup kencang, percikan api kemudian merempet ke lahan tebu milik Sudono.

“Padahal siang ini mau saya tebang karena sudah siap panen,” kata dia.

Karena dirasa kewalahan untuk memadamkan api dengan berbagai cara dibantu oleh beberapa warga sekitar, kemudian ia berinisiatif meminta bantuan dari pemadam kebakaran. Meskipun demikian api baru bisa dipadamkan setelah semua lahan tebu milik Sudono ludes tak tersisa.

“Ada 2 mobil pemadam kebakaran yang datang. Proses pemadaman berjalan lebih dari 1 jam kira-kira karena api yang terus merembet kemana-mana dan hembusan angin juga kencang,” lanjut Sudono seperti dikutip Sorot Gunungkidul.

Akibat peristiwa kebakaran lahan tebu ini dipastikan Sudono menderita kerugian lebih dari Rp 7 juta. Meskipun tebu-tebu tersebut masih laku dijual, namun kualitasnya sudah menurun drastis sehingga harga jualnya pun menjadi anjlok. (Dip)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita