Rabu, 20 Januari 2021

Erau, Adat Kutai Kertanegara yang Mendunia

Erau, Adat Kutai Kertanegara yang Mendunia

Foto : Budaya Mengulur Naga (erau.kutaikartanegara.com)

Kutai Kartanegara, Swamedium.com — Erau Adat Kutai dan International Folk Arts Festival” (EIFAF) 2017 sedang berlangsung di Kabupaten Kutai Kartanegara dari tanggal 22 – 30 Juli. Acara tahunan yang telah berlangsung sejak 2013 ini melibatkan grup – grup kesenian rakyat Nusantara dan mancanegara untuk memeriahkan acara.

Banner Iklan Swamedium

Menurut Pres Release yang dikirim oleh Panitia, jumlah tim kesenian rakyat mancanegara yang berpatisipasi dalam perhelatan EIFAF kali ini dari Asia sebanyak 5 grup, Eropa sebanyak 3 grup, dan dari Afrika sebanyak 1 grup, dengan jumlah total delegasi sebanyak 200 orang.

Foto : Pertunjukan Intl Street (erau.kutaikartanegara.com)

Delegasi kesenian rakyat mancanegara tersebut berasal dari Bulgaria, Slovakia, Polandia, Cina Taipei, Jepang, Korea Selatan, Thailand dan India, serta delegasi kesenian Negara-negara Afrika yang tergabung dalam Uni Afrika yang kehadirannya berkat kerjasama dengan Duta Besar Republik Seychelles untuk ASEAN.

Sedangkan untuk grup kesenian Nusantara yang berpatisipasi adalah Kota Yogyakarta, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Malang dan Kabupaten Sijunjung serta sekitar 93 grup kesenian daerah dan paguyuban di Kutai Kartanegara.

Foto : Bupati Kukar, Kadis Pariwisata Kukar dan Direktur Keuangan JIEP dalam acara Green Tenggarong (Sitta Rosdaniah)

Guna memeriahkan Upacara Erau Adat Kutai yang berlangsung di Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, di luar keraton dilangsungkan pesta rakyat yang tersebar di berbagai ruang publik dalam bentuk:

  • Kirab Budaya Internasional;
  • Pembukaan dan Penutupan Festival Kesenian Rakyat Internasional dalam rangka Erau Adat Kutai;
  • Festival Kesenian Rakyat Internasional (Panggung Seni dan Street Performance);
  • Festival Kesenian Daerah Kutai (Festival jepen, Tingkilan, Tarsul, Besyair dan Ngapeh);
  • Lomba Permainan (Belogo, Begasing, Bakiak, Engrang, Dagongan, Asen Naga, Behempas Bantal, Behempas Rotan, dan Menyumpit) dan Olah Raga Tradisional (Gubang Lunas dan Perahu Naga) ;
  • Erau Expo dan Bazar Rakyat;
  • Festival Kuliner;
  • Beseprah (tradisi makan bersama duduk bersila yang dilaksanakan di jalan utama sepanjang 1 km bersama masyarakat);
  • Green Tenggarong;
  • Pemilihan Teruna Dara Cilik;
  • Fashion Adat Kanak Kutai;
  • Lomba Video Pariwisata Kukar; dan
  • Lomba Foto Eksotika Erau.
Foto : Upacara Bebuluh Sultan (erau.kutaikartanegara.com)

Rangkaian kegiatan dan agenda Erau Adat Kutai dan The 5Th International Folk Arts Festival (EIFAF) 2017 telah menjadi Agenda Pariwisata Nasional, dan diharapkan mampu memadukan ruang aktualisasi seni budaya serta meningkatkan angka kunjungan wisatawan untuk menggerakkan perekonomian rakyat.

Festival ini juga merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk melestarikan Tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan mengangkat Festival Budaya Daerah ke kancah internasional. Upacara Adat Erau Kutai Kartanegara dengan ragam seni budaya yang memeriahkannya mendapatkan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2016 dalam Kategori Festival Budaya Terpopuler di Tanah Air.

Foto : Pembukaan International Folks Festival (erau.kutaikartanegara.com)

Festival ini juga merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk melestarikan Tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan mengangkat Festival Budaya Daerah ke kancah internasional. Upacara Adat Erau Kutai Kartanegara dengan ragam seni budaya yang memeriahkannya mendapatkan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2016 dalam Kategori Festival Budaya Terpopuler di Tanah Air. (Nico Andrianto / Jurnalis Warga).

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita