Minggu, 17 Januari 2021

Mau Pakai Dana Haji? BUMN Harus Siap Ikuti Sistem Syariah

Mau Pakai Dana Haji? BUMN Harus Siap Ikuti Sistem Syariah

Jakarta, Swamedium.com – Pakar Ekonomi Syariah M Syafi’i Antonio mengatakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus siap mengikuti sistem syariah bila hendak memakai dana haji. Sebab, investasi dana haji harus sesuai secara syariah.

Banner Iklan Swamedium

M Syafi’i Antonio yang juga Rektor Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia menjelaskan pengelolaan dana haji diamanatkan kepada Badan Pengelola Dana Keuangan Haji (BPKH). Maka, bila ingin diinvestasikan harus secara syariah.

“Jadi kalau untuk infrastruktur investasinya juga harus berdasarkan syariah. Berarti BUMN harus siap untuk mengikuti sistem syariah,” jelas Syafi’i di Jakarta, Jumat (28/7) yang dikutip republika.co.id.

Menurutnya, pengelolaan dana haji berkaitan dengan masalah sosial, emosional, dan spiritual. Dengan begitu, perlu dialokasikan dengan memenuhi empat kriteria, yaitu pertama harus sesuai syariah. Kedua, menguntungkan, ketiga aman, serta keempat harus berkontribusi ke dunia haji.

“Kalau BPJS, dana pensiun, dia kan hanya profitable dan safe saja, tapi tidak berhubungan dengan kontribusi ke haji,” kata Syafi’i. Dia menyebutkan, investasi yang berhubungan dengan kegiatan haji di antaranya membeli pesawat yang mengangkut jamaah, membeli hotel, maupun membeli catering.

Syafi’i menuturkan kalau dilihat secara akad sebenarnya tidak masalah bila dana haji diinvestasikan. Pasalnya, instrumen sukuk pun sudah sesuai syariah.

“Yang penting kalau sukuk Negara maupun korporasi sudah syariah boleh saja diinvestasikan ke sana,” tambahnya. Sebelumnya BPKH menyebutkan total dana haji yang bisa diinvestasikan sekitar Rp 80 triliun. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita