Kamis, 21 Januari 2021

Pasokan Langka, Pengusaha Garam di Bekasi Kurangi Pegawai

Pasokan Langka, Pengusaha Garam di Bekasi Kurangi Pegawai

Bekasi, Swamedium.com — Dampak langka dan mahalnya garam juga mulai dirasakan perusahaan garam di Kota Bekasi, Jawa Barat. Mereka mulai mengurangi tenaga kerjanya untuk menekan biaya operasional.

Banner Iklan Swamedium

“Garam halus kami biasa dipasok dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Namun karena di sana kosong, kami beralih ke Makassar. Itu pun garam kasar,” kata pengusaha garam halus bermerk “Agung Sebayu”, Ratih (42), di Kampung Bekasi Jati RT01/RW26, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi, Sabtu (29/7).

Ratih selama ini memperkejakan 13 orang. Sebanya enam orang untuk mengemas garam dan tujuh pegawai distribusi ke sejumlah warung di Kota Bekasi.

Namun kelangkaan pasokan garam halus yang berlangsung sejak beberapa pekan terakhir membuat dirinya terpaksa mengurangi jumlah pegawai demi mengantisipasi kerugian usaha.

“Mesin pengemasan garam halus saya sudah tidak terpakai. Saya juga sudah mengurangi pegawai yang mengemas garam menjadi dua orang dan yang mengirim ke warung jadi empat orang,” katanya seperti dilansir antaranews.

Bahkan Ratih pun terpaksa ikut turut tangan mengemas garam bersama dua pekerjanya untuk menjaga kelancaran distribusi.

Menurut dia, kelangkaan garam halus di daerah Pati karena para petani di sana mengalami gagal panen, sementara pasokan dari daerah Makassar juga terbatas jumlahnya.

Karena minimnya pasokan, harga garam kasar di Kota Bekasi ikut melonjak. Biasanya harga garam Rp75 ribu per kwintal, sekarang sudah Rp 275 ribu per kwintal. (*/d)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita