Selasa, 26 Januari 2021

KH Ma’ruf Amin Bolehkan Dana Haji Biayai Infrastruktur

KH Ma’ruf Amin Bolehkan Dana Haji Biayai Infrastruktur

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin mendukung rencana pemerintah jika dana haji diinvestasikan untuk membangun infrastruktur. Sebab, hal itu sudah ada fatwanya dari dewan syariah MUI.

Banner Iklan Swamedium

“Kan memang boleh diinvestasikan itu. Sekarang mungkin ada 35 triliun itu sudah digunakan untuk Sukuk. Sukuk itu surat berharga syariah negara (SBSN),” ujarnya, Senin (31/7) yang dikutip okezone.

Menurutnya, Sukuk itu sudah mendapatkan fatwa dari dewan syariah MUI dan dia sudah menandatangi untuk kepentingan infrastruktur dan lain-lain. Dana itu harus dialihkan untuk membangun jalan, pelabuhan, bandara yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat banyak.

“Jadi nanti ada skema syariahnya dan sudah ada. Jadi saya kira gitu. Karena jamaah haji sudah memberikan kuasa kepada pemerintah melalui Kemenag untuk dikelola dan dikembangkan,” tuturnya.

Dalam hal ini, Ma’aruf yakin tidak akan ada penyalahgunaan dalam investasi dana tersebut.

“Kalau pemerintah tidak riskan. Jadi tidak ada penyalahgunaan,” katanya.

Sebelumnya, Waketum MUI Zainut Tauhid Saadi mengatakan ada dua jenis dana haji. Pertama, dana setoran awal calon jemaah haji, yaitu dana untuk biaya pendaftaran calhaj agar mendapat porsi keberangkatan.

Kedua, dana hasil efisiensi dari pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji yang dikumpulkan menjadi Dana Abadi Umat (DAU). Jumlahnya sampai dengan tahun 2017 mencapai jumlah Rp 2,99 triliun.

“Kalau yang pertama saya pastikan tidak boleh dipakai untuk kepentingan lain. Kecuali untuk biaya keperluan jemaah haji,” tegasnya.

Adapun DAU selama ini hanya dimanfaatkan untuk mensubsidi biaya pelaksanaan ibadah haji sehingga meringankan biaya calon jemaah haji pada musim haji tahun berjalan.

Akumulasi DAU setiap tahun semakin besar karena masuknya dana dari hasil efisiensi dan juga masuknya dana dari manfaat bagi hasil penempatan DAU di bank atau pun sukuk di berbagai investasi yang dianggap aman.

“Kemungkinan besar dana yang akan diinvestasikan di bidang infrastruktur yang dimaksud Presiden Jokowi adalah dana DAU. Daripada tidak produktif lebih baik dipakai untuk pembangunan infrastruktur. Biar manfaatnya lebih banyak bagi kemaslahatan umat dan bangsa Indonesia,” tuturnya. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita