Senin, 25 Januari 2021

10 Tahun Menabung, Pedagang Cilok Pergi Haji Bersama Istri

10 Tahun Menabung, Pedagang Cilok Pergi Haji Bersama Istri

Banyumas, Swamedium.com — Pergi Haji adalah salah satu Rukun Islam dan layaknya seorang muslim dan muslimah bercita-cita untuk menjalankan Rukun Islam yang kelima ini untuk menyempurnakan Rukun Islam.

Banner Iklan Swamedium

Darso dan istri seorang tukang cilok keliling warga kedung banteng Banyumas Jawa tengah mesti menabung sepuluh tahun untuk bisa melaksanakan cita-citanya Pergi Haji ke Baitullah menjadi inspirasi bagi umat muslim yang hendak menunaikan haji.

Pedagang makanan cilok atau aci dicolok keliling di Kedungbanteng, Banyumas, kini menjadi satu dari ratusan jamaah haji asal Kabupaten Banyumas. Ia termasuk kloter yang akan diberangkatkan pada 10 Agustus 2017 yang akan datang. Selama puluhan tahun keuntungan hasil jualan cilok ia tabung, sehingga bisa untuk membayar ONH.

Dengan menggunakan sepeda motor, ia berkeliling menjajakan cilok yang sudah dimasaknya. Perlengkapan wadah cilok ia taruh (ditumpangkan) di jok bagian belakang lengkap dengan racikan penyedap cilok. Bapak empat anak ini berkeliling dari kampung ke kampung.

Sasaran penjualan cilok yang utama Darso adalah sekolah-sekolah seperti TK, SD, SMP di sekitar Kedungbanteng. Anak-anak sekolah sudah sangat hafal dengan Darso.

Lelaki yang selalu tersenyum saat melayani pembeli ini ciloknya terkenal lezat. Tak heran jika cilok produksinya laris manis diserbu pembeli.

Seperti dilansir Banyumasnews, Selasa (1/8) hampir sepuluh tahun Darso menabung, akhirnya cita-cita ingin berhaji pun terkabul. Uang jerih payahnya ini membuat Darso bisa mengajak istrinya menunaikan ibadah haji,

Menurut Darso, sejak ia mendaftar haji, entah kenapa ciloknya makin laris.

“Yang beli tidak hanya anak-anak sekolah, namun tiga tahun terakhir sering dipesan orang yang mau hajatan,” pungkasnya. (Dip)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita