Kamis, 21 Januari 2021

Soal Utang, Ada Pelajaran Pahit dari Sri Lanka

Soal Utang, Ada Pelajaran Pahit dari Sri Lanka

Jakarta, Swamedium.com – Utang luar negeri Indonesia yang menumpuk membuat rakyat makin was-was dengan masa depannya. Tidak ada yang ingin bernasib seperti Sri Lanka yang pada Sabtu (29/7) harus menandatangani kesepakatan menjual pelabuhan di Hambantota kepada BUMN Cina karena gagal membayar utangnya.

Banner Iklan Swamedium

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengingatkan bahwa penjualan aset Sri Lanka itu bisa menjadi pelajaran pahit agar Indonesia tidak terkena nasib serupa.“Pelajaran pahit dari Sri Lanka. Penting bagi Indonesia untuk tak terkena nasib serupa. Merdeka!!!” tulis Hidayat NW di akun Twitter @hnurwahid.

@hnurwahid meretweet tulisan bertajuk “Tak Bisa Bayar Utang, Sri Lanka Lepas Pelabuhan ke Cina”.
Dengan penjualan tersebut, BUMN Cina, China Merchants Port Holdings kini menguasai 70 persen saham di Pelabuhan Hambantota.

Transaksi senilai triliuan dolar AS intu mengundang reaksi keras dari serikat pekerja industri di Sri Lanka. Bahkan, pekerja melakukan mogok kerja mulai pekan ini untuk menentang penjualan tersebut.

Menteri Perhubungan Sri Lanka Mahinda Samarasinghe mengungkapkan bahwa penjualan pelabuhan ke investor Cina ini telah menimbulkan kekhawatiran sejumlah negara, seperti India dan Amerika Serikat (AS). Baik India maupun AS khawatir bahwa penguasaan Cina atas pelabuhan di Sri Lanka ini akan memberikan keuntungan bagi angkatan laut Cina di Samudera Hindia.

Seperti diketahui, hingga bulan Mei 2017, total utang pemerintah telah mencapai Rp 3.672,33 triliun. Dengan catatan, sepanjang 2,5 tahun belakangan, utang pemerintah telah bertambah sebesar Rp 1.067,4 triliun.

Soal utang RI saat ini, Presiden Joko Widodo, kepada pengurus Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), di Istana Jakarta (31/07) berkilah besarnya utang saat ini merupakan warisan pemerintah sebelumnya. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita