Selasa, 19 Januari 2021

Komisi III DPR Desak Evaluasi Pembebasan Visa WNA China

Komisi III DPR Desak Evaluasi Pembebasan Visa WNA China

Foto: Polisi berhasil mengungkap kasus sindikat penipuan lewat media daring dengan pelaku WNA China. Sebanyak 148 orang dibekuk dari tiga kota. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Maraknya kejahatan yang dilakukan oleh warga negara asing (WNA) asal China, mendapat perhatian dari anggota Dewan di Senayan. Kejahatan yang dilakukan WNA China itu mulai dari narkoba hingga kejahatan siber yang beberapa hari lalu terungkap di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan dan di Bali.

Banner Iklan Swamedium

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Arsul Sani menilai berbagai kejahatan tersebut lebih dipicu adanya kemudahan mereka untuk mengunjungi Indonesia, karena pemerintah membuat program bebas visa.

“Penangkapan ratusan WNA China dalam berbagai kasus kasus kejahatan harus menjadi landasan baru bagi jajaran pemerintah terkait dengab kebijakan masuknya orang asing di Indonesia. Atas dasar itu, kebijakan bebas visa bagi WNA sudah saatnya dievaluasi,” tegas Arsul di Jakarta, Selasa (1/8) kemarin.

Arsul juga mengatakan, kebijakan pengawasan terhadap WNA China harus lebih ditingkatkan oleh institusi terkait.

“Selain di evaluasi bebas visanya, saya juga menekankan agar WNA China yang sudah diberi izin masuk di Indonesia harus ditingkatkan pengawasannya secara besar-besaran,” pintanya.

Bahkan, Arsul menganggap, jika diperlukan, pihak intelijen negara membuat suatu operasi untuk dapat mengungkap motif maraknya kunjungan WNA asal China itu.

“Bahkan kalau perlu adanya operasi intelejen untuk menganalisis yang masuk ke Indonesia itu wisatawan yang memang akan berwisata atau justru mencari kesempatan untuk bekerja, berdagang sampai dengan melakukan kejahatan,” tutur Arsul. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita