Kamis, 14 Januari 2021

TIC Indonesia-Tedihouse Hadirkan Pesona Wisata Indonesia secara Virtual

TIC Indonesia-Tedihouse Hadirkan Pesona Wisata Indonesia secara Virtual

Foto: Pengunjung bisa menikmati keindahan wisata Indonesia secara virtual di Bekraf Habibie Festival 2017. (Dok. TIC Indonesia-tedihouse)

Jakarta, Swamedium.com — Setelah soft launching pada 19 Juni 2017 lalu kini Tourist Information Center Indonesia (TIC Indonesia) bersama mitra tedihouse berpartisipasi pertama kalinya dalam Habibie Festival 2017 di JIExpo Kemayoran pada 7–13 Agustus 2017.

Banner Iklan Swamedium

Kali ini TIC Indonesia menyuguhkan teknologi virtual reality wisata Indonesia diantaranya destinasi Raja Ampat, Makassar, Kepulauan Riau, dan Bali. Selama pameran sekitar 200-an pengunjung memadati booth untuk melihat berbagai teknologi yang dipamerkan.

Foto: Indonesia Virtual Reality Tourism hadir di Bekraf Habibie Festival 2017. (Dok. TIC Indonesia-tedihouse)

“Kehadiran teknologi informasi digital di counter TIC Indonesia di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta merupakan upaya kami melayani dan menarik minat wisatawan yang berkunjung untuk mengeksplorasi destinasi Indonesia lainnya melalui sensasi pengalaman nyata secara virtual,” ujar Pengelola TIF Indonesia Freddy Tulung.

Selain virtual reality, TIC Indonesia juga memiliki virtual photo booth di area Kedatangan Domestik, Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta Pada 20 Juli 2017 lalu. Pusat informasi wisata ini juga sudah membuka layanannya di area Kedatangan Internasional Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta.

Foto: Pengunjung sedang menikmati pesona wisata Indonesia secara virtual di Bekraf Habibie Festival 2017. (Dok. TIC Indonesia-tedihouse)

CEO tedihouse Adhitya Hernadian mengungkapkan, pihaknya bekerjasama dengan TIC Indonesia mengembangkan situs www.ticindonesia.id. Situs ini masih dalam pengembangan dan nantinya akan memuat informasi wisata seluruh Indonesia dengan komprehensif.

Pada kesempatan ini tedihouse juga mengampanyekan program Computer for Change; sebuah gerakan sosial yang menyasar berbagai penjuru Indonesia melalui fasilitas penyediaan dan pembinaan di bidang teknologi komputer serta internet.

“Kita ingin mengajak partisipasi masyarakat dan semua pihak untuk menyediakan komputer layak pakai, tidak harus baru, dan kalau bisa dilengkapi modem untuk mengakses internet. Paket komputer ini akan diberikan kepada adik-adik atau masyarakat di daerah tertentu yang belum tersentuh teknologi,” ujar Adhitya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Fakta Berita