Minggu, 29 November 2020

Efisiensi Waktu, PPP Usul Turunkan Jumlah DPT Tiap TPS

Efisiensi Waktu, PPP Usul Turunkan Jumlah DPT Tiap TPS

Foto: Ilustrasi antrean pemilih di salah satu TPS di Jakarta Pusat. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusulkan untuk mengurangi jumlah pemilih dalam satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi 300 orang pada pemilu 2019 mendatang.

Sekretaris Fraksi PPP Ahmad Baidowi mengatakan Usulan ini bertujuan untuk efisiensi waktu pencoblosan. Namun dampak dari usulan ini KPU harus menambah jumlah TPS. Sebab, berdasarkan simulasi waktu perhitungan suara oleh KPU dengan asumsi DPT 500 orang, maka proses perhitungan baru selesai pada pukul 04.00 WIB keesokan harinya.

“Menilai pada Pilpres 2014 jumlah TPS sebanyak 546.278. Maka ketika terjadi penambahan TPS akan terjadi pemangkasan waktu yang signifikan,” katanya dalam rilis yang diterima Swamedium.com, Senin (28/8/2017).

menurutnya, usulan pengurangan jumlah pemilih di tiap TPS ini tentu berimbas pada penambahan jumlah petugas. Sehingga membuat anggaran pelaksanaan pemilu membengkak.

“Meski begitu pembengkakan anggaran tersebut masih lebih murah dibandingkan dengan pelaksanaan pemilu sebelumnya,” bebernya.

Sebelumnya, KPU menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara pada Sabtu (19/8) kemari. Simulasi itu dilakukan digelar di Desa Sindang Sono, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Setelah dievaluasi, dengan jumlah pemilih 500 orang tidak cukup waktu untuk menghitung seluruh suara dalam waktu satu hari.

KPU tidak berhasil menyelesaikan proses penghitungan suara lima kotak suara. Proses penghitungan yang dimulai pukul 14.00 WIB, tidak dilanjutkan setelah kotak suara ketiga tuntas pukul 21.16 WIB. (Dng)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.