Senin, 26 Juli 2021

Ini Profil Yayasan Imani, Penerima Manfaat Kurban Swamedium.com

Ini Profil Yayasan Imani, Penerima Manfaat Kurban Swamedium.com

Foto: Pemimpin Umum PT. Swadaya Media Umat Hengky Chairuddin menyerahkan daging kurban kepada Pendiri Yayasan Imani Rudini Maulana. (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Yayasan Yatim dan Dhuafa Insan Manfaat Mandiri (IMANI) yang terletak di Jalan Kampung Kandang, Kabupaten Bogor turut menjadi salah satu penerima manfaat hewan kurban yang didistribusikan Swamedium.com, Sabtu (2/9) kemarin, terfokus pada dunia sosial dan kemanusiaan khususnya di bidang pendidikan anak serta dikelola secara mandiri dengan semangat Islami.

Banner Iklan Swamedium

Founder Yayasan IMANI Rudini Maulana mengisahkan, mengenai awal mula dirinya dan rekan-rekannya tergugah melihat kondisi anak-anak usia dini yang kurang mampu di sekelilingnya belum mengenyam pola bermain sambil belajar.

“Saya dan kawan kawan sebelumnya prihatin atas kondisi anak yang umumnya di wilayah tersebut masyarakatnya belum memperhatikan pola asuh tumbuh kembang anak usia dini, maka dari itu kami berinisiatif untuk mendirikan sebuah yayasan dari relawan yang bergerak dengan hati, bermodal sense of belonging terhadap nasib anak dan sama sekali kami pun nggak punya dana serta jaringan untuk mengelolanya, lantas karena kami memang punya latar belakang juga visi yang sama yang berbekal pengalaman pernah berkecimpung di dunia pendidikan, bersepakat mendirikan sebuah yayasan ini, patut diingat bahwa kami pun juga relawan yang tergabung di sini masih mempunyai pekerjaan masing-masing dan tidak mengandalkan yayasan untuk menopang kehidupan kami,” tuturnya kepada Swamedium.com.

Saat ini yayasan IMANI telah menopang
dalam bentuk kerja sama dengan PAUD (pendidikan anak usia dini) yang telah berdiri sejak tahun 2013 silam sebagai payung hukum legalitas terhadap lembaga pendidikan tersebut.

Dengan kekuatan SDM seorang Ketua Lembaga pendidikan anak usia dini, Ibu Eva (32), 4 empat orang tenaga pengajar di Paud At Tauhid dan 50 lima puluh orang peserta didik yang mengikuti proses belajar mengajar di tersebut, PAUD tersebut memiliki 2 dua kelas yang terbagi dalam Kelas A dan kelas B, dengan masa studi 5 lima hari dalam satu minggu yang bertempat di musholla Nurul Hikmah jalan Kampung Gudang RT 03 RW 07, Kelurahan Kampung Gudang, milik warga Bogor.

Sementara itu Yayasan IMANI sendiri sampai saat ini masih mengupayakan pengumpulan dana secara urunan dari masing-masing relawannya, dan dari para dermawan yang mendonasikan rejekinya untuk memenuhi berbagai macam keperluan aktivitas belajar dalam bentuk sarana dan prasarana kepada peserta didik juga untuk membiayai para tenaga pengajar di PAUD tersebut.

Nantinya Yayasan IMANI akan membangun sebuah sekolah menengah pertama islam terpadu dan terintegritas dengan pesantren yang akan menyasar para wali murid yang bisa menembus kalangan berlatar belakang ekonomi kurang mampu bahkan bertujuan untuk mengadakan layanan proses belajar mengajar secara gratis bagi peserta didik tanpa dipungut biaya apapun.

“Sekarang ini banyak sekolah islam dari tingkat SD, SMP sampai SMA pun Pesantren yang tidak dapat dijangkau kalangan masyarakat berpenghasilan rendah, insyaallah kedepan kami bisa mewujudkan impian terbesar kami, yakni menyediakan pelayanan pendidikan yang bermutu dan gratis bagi masyarakat, tentu nya dengan dukungan dari berbagai macam elemen dan beberapa pihak yang dapat bersinergi bersama mewujudkan cita cita kita semua,” tutupnya. (Jok)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita