Saturday, 20 July 2019

Ombudsman Minta Meikarta Hentikan Pemasaran atau Dipidana

Ombudsman Minta Meikarta Hentikan Pemasaran atau Dipidana

Foto: Komisioner Ombudsman RI, Alamsyah. (Iqlima/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Polemik Kota Meikarta besutan Lippo Group mendapat perhatian Ombudsman RI. Ombudsman mempertanyakan legalitas proses pemasaran, sebab sampai saat ini Lippi belum juga mengantongi izin yang lengkap baik dari pemda maupun pemprov.

Komisioner Ombudsman RI, Alamsyah menyarankan agar Meikarta menghentikan proses pemasarannya, hal tersebut ia utarakan dengan pertimbangan regulasi dalam UU nomor 20 tahun 2011.

“Seperti yang saya bilang tadi, Lippo harusnya nggak melakukan marketing untuk sesuatu yang belum fix dan tidak sama dengan izin UU nomor 20 tahun 2011,” kata Alamsyah usai berdialog dengan Grup Lippo di Gedung Ombudsman RI, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (8/9).

Alam berharap Grup Lippo bisa menerima sarannya dengan cepat, serta mengatakan secara terus terang kepada masyarakat bahwa Meikarta baru merupakan sebuah rencana, karena memang keberadaannya yang belum jelas.

“Mudah-mudahan nanti Lippo mulai koreksi agar iklannya itu tidak terlalu bombastis atau kalau di TV terus terang saja kami baru rencana, yang sekarang kami punya 84 hektar saya kira begitu,” kata Alamsyah.

Dia menambahkan, jika Meikarta terus menerus melakukan proses pemasaran, dengan tegas ia sampaikan kepada Grup Lippo akan dijerat sanksi pidana.

“Pemasaran atau iklan yang dilakukan sebelum izin keluar, karena kan UU menyarankan begitu harus ada izinnya keluar dulu, clear, nah kalau itu (pemasaran) dilakukan ada sanksi administratif dari kota atau kabupaten dan dari pemerintah provinsi. Tapi kalau sampai terjadi transaksi kalau izin belum ada, bisa kena sanksi pidana,” tegas Alamsyah. (Ima)

Related posts

Comments on swamedium (13)

13 Comments

  1. Anonymous

    Meikarta ke depan sangat mencemari ke budayaan /tradisi jawa barat di karenakan pengaruh luar yg banyak di penuhi asing dan aseng , hingga memudar oleh dominasi pendatang yg bebas datang utk tinggal di jawa barat , apakah generasi muda tdk akan silau /gampang tergoda dgn gemerlap dunia kemewahan. Ke khawatiran seribu pertanda pertanyaan??. Mohon ditinjau kembali dan fikirkan anak bangsa kedepannya, mau di buat apa pribadi rakyat jawa barat yg terkenal santun lembut dan ramah tamah itu ?!

    Reply
    1. Anonymous

      klo seperti itu sy sangat setuju jgn menggunakan tehnilogi, kendaraan yg canggih cukup pakai surat menyurat yg di kirim pakai merpati dan kendaraannya memakai sado agar kita tdk terkontaminasi adat atau budaya luar…

      Reply
  2. hasan

    Sepertinya masih banyak orang beranggapan meikarta identik dengan kemewahan padahal harganya ada yg 125 jutaan… selain itu meikarta tidak melanggar hukum jadi tdk perlu ada kata2 di pidanakan… kadang2 portal media abal2 suka berlebihan ngasih judul berita

    Reply
  3. Anonymous

    Pemasaran meikarta tdk bisa di hentikan semena-mena karena tidak melanggar aturan yg ada. justru strategi pemasaran meikarta dapat menggairahkan perekonomian di Indoensia, harusnya strategi pemasaran meikarta bisa menjadi contoh bagi para pelaku ekonomi dan pemerintah.

    Reply
  4. Anonymous

    Saya setuju dng penghentian proyek Meikarta.
    Tujuannya sangat jelas, agar orang pribumi semakin terpinggirkan dan orang asing bisa menguasai daerah tsb. Dan pemimpin daerah dan nasional bisa dikendalikan oleh mereka.

    Aku cinta NKRI

    Reply
  5. Basri

    Meikarta sejauh ini yg saya lihat msh on the track lah, mulai dri iklan sampe proses legalitas…emang media abal2 aja yg pada lebay beritain nya, pdhal fakta nya ga sperti itu.

    Saya juga sbg komentator abal2 haha…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (13)