Minggu, 18 Oktober 2020

Diplomasi dengan Myanmar, HNW Berharap Upaya Menlu Berhasil

Diplomasi dengan Myanmar, HNW Berharap Upaya Menlu Berhasil

Foto: Pengajian bulanan yang digelar PP Muhammadiyah dihadiri Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid berharap apa yang telah dilakukan Menlu bisa menyentuh nurani Militer Myanmar atas pembantaian etnis Rohingya. Hal itu disampaikan saat menghadiri pengajian bulanan Muhammadiyah.

“Mudah mudahan ini merupakan langkah diplomatis dari peran para ibu, karena Menlu kita kan ibu, state consuler yang ditemui yang memenangkan pemilu di Myanmar juga ibu, kemudian PM Bangladesh pun juga ibu, biasanya diplomasi kaum ibu bisa menghasilkan diplomasi komitmen yang dahsyat, karena mana ada ibu yang rela membiarkan anak anak bangsanya keleleran, jadi tumbal, jadi korban, yang begitu banyak, begitu lama mengalami Tragedi Kemanusiaan, kita berharap agar kemudian tersampaikanlah diplomasi yang dilakukan para ibu ini, kaum ibu bisa menghadirkan sentuhan sentuhan spesial, karena dari sanalah bisa bermula, lewat kaum ibu nantinya kita berharap dapat menyentuh nurani para bapak bapak militer di Myanmar, agar dapat melakukan protect responsibility,” kata Hidayat di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (8/9) malam. 

Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengatakan, tak ada agama apapun di dunia ini yang membolehkan manusia membunuh manusia lainnya.

“Mana mungkin dalam agama apapun, dalam negara manapun, dalam suku apapun, dalam profesi apapun yang membenarkan pembunuhan, pembantaian terhadap sesama manusia,” ujar Hidayat.

Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah itu juga turut memberikan apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan pemerintah dalam merespons aspirasi dan gerakan gerakan berupa pengumpulan massa serta dana dari rakyat Indonesia yang peduli terhadap tragedi kemanusiaan Rohingya, Myanmar. 

Hidayat juga menyebut bahwa yang dilakukan Menlu karena didorong juga oleh desakan dari Komisi I DPR.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.