Senin, 26 Oktober 2020

Ini Perbandingan Masa Lalu dengan Sekarang Menurut SBY

Ini Perbandingan Masa Lalu dengan Sekarang Menurut SBY

Foto: Presiden keenam RI Soesilo Bambang Yudhoyono. (ist)

Bogor, Swamedium.com — Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan partainya adalah anak kandung reformasi. Di ulang tahun ke-16 Partai Demokrat, SBY tak ingin kesalahan masa lalu kembali menghadang kemajuan Indonesia.

Menurutnya, penyakit masa lalu adalah menyangkut pada kondisi politik, sosial, hukum dan ekonomi yang secara kumulatif terbentuk sejak Indonesia merdeka, dan dikhawatirkan terus membayangi pemerintahan ke depan.

“Saat ini saya berpandangan bangsa Indonesia patut melakukan refleksi kesejarahannya. Mengapa? Tahun depan, tahun 2018, bulan Mei 2018 adalah genap 20 tahun reformasi kita,” kata SBY di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, (9/9).

SBY menambahkan, sebagai salah seorang pelaku sejarah, ia mengajak semua elemen masyarakat mengingat kembali mengapa negara yang kita cintai ini dulu mengalami krisis besar yang hampir saja menjadikan Indonesia sebagai negara gagal.

“Saya mengajak untuk menyegarkan kembali ingatan kita, masa lalu seperti apa yang kita alami dulu. Mengapa kita mengalami krisis dan kemudian apa yang jadi agenda reformasi dulu. Marilah kita simak bersama,” ujarnya.

Presiden keenam ini mengungkapkan di masa silam pemerintah harus memilih, pilih ekonomi atau pilih demokrasi.

“Sekarang negara mesti bisa menghadirkan kedua-duanya. Ekonomi kita makin kuat merata dan tak merusak lingkungan hidup. Namun tetap menjamin tegaknya nilai-nilai demokrasi,” tuturnya.

Di masa silam seolah pemerintah harus memilih, stabilitas politik dan keamanan atau kebebasan. Sekarang negara mesti bisa menjamin tegaknya stabilitas politik dan keamanan tanpa harus menghilangkan hak rakyat untuk dapat menyampaikan pandangan dan suaranya.

“Di masa silam rakyat diminta sabar dan mau menerima keadaan pembangunan yang belum merata, karena negara harus meningkatkan dulu pertumbuhan ekonominya,” ujar SBY.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.