Senin, 19 Oktober 2020

PLN: Alat Penghemat Listrik Itu Hanya Tipu-tipu

PLN: Alat Penghemat Listrik Itu Hanya Tipu-tipu

Tegal, Swamedium.com – Tarif Dasar Listrik (TDL) yang terus naik membuat sebagian masyarakat tergiur dengan penawaran alat penghemat listrik. Padahal, alat yang disebut bisa membuat tagihan listrik Anda lebih hemat itu sebenarnya tidak ada.

PT PLN (Persero) menyatakan, tidak pernah menjual alat penghemat listrik. Selain itu, penghematan listrik seharusnya juga tidak dari alat, tetapi dari perilaku konsumen sendiri.

Humas PLN Area Tegal, Sutedjo menjelaskan, saat ini banyak tawaran alat yang bisa menghemat listrik baik melalui media online maupun di pasar-pasar. Bahkan, ada juga tenaga penjual yang mendatangi rumah ke rumah. PLN mewanti-wanti kepada masyarakat agar tidak tertipu dengan tawaran tersebut.

“Kami dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) menghimbau kepada para pelanggan agar tidak tertipu dengan alat penghemat listrik yang kini banyak beredar luas,” ucap dia, Sabtu (9/9).

PLN tidak memproduksi alat tersebut, PLN juga tidak pernah mengimbau kepada masyarakat bahwa ada alat penghemat listrik.”Imbauan kepada masyarakat untuk berhemat ada, tetapi imbauan kepada masyarakat untuk menggunakan alat penghemat listrik tidak pernah,” tegasnya.

Tedjo menyatakan, penghematan listrik hanya bergantung dengan bagaimana pemakaian listrik sehari-hari. “Tidak ada alat penghemat listrik,” ucapnya.

Selain itu, penggunaan elektronik lama juga berpengaruh terhadap boros tidaknya penggunaan listrik bagi pengguna. “Apabila ada yang menjual alat penghemat listrik dengan mengatasnamakan PLN, masyarakat diminta untuk hati-hati. Apabila terjadi pemaksaan, laporkan saja kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.

Ia pun juga menyampaikan bahwa pegawai PLN selalu disertai dengan identitas pegawai PLN.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan PLN lainnya, seperti petugas penyambungan listrik, petugas pemutusan listrik, petugas penertiban listrik, dan lain sebagainya. (*/maida)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.