Minggu, 25 Oktober 2020

OJK Salahkan Masyarakat Soal Kasus Investasi Ilegal

OJK Salahkan Masyarakat Soal Kasus Investasi Ilegal

Foto: Ilustrasi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Masyarakat diimbau tidak membeli produk investasi ilegal. Sebab bila sampai terjadi kerugian akibat ditipu, termasuk dalam kasus bisnis umroh First Travel, negara memastikan tidak akan mengganti kerugian korbannya.

Perlu diketahui bahwa semua bentuk investasi atau bisnis pasti ada risiko merugi.Tetapi kerugian yang timbul akibat penipuan ini yang menjadi masalah. Di sinilah, peran pengawasan negara, dalam kasus ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dipertanyakan publik.

Menanggapi masalah itu, Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing, menegaskan, pemerintah tidak akan menanggung kerugian akibat investasi ilegal karena hal tersebut tidak ada dasar hukumnya.

“Penyelenggaraan negara ini berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan, sehingga apabila ada kerugian yang terjadi akibat investasi ilegal maka pemerintah tidak akan menanggung,” kata Tongam ditemui dalam lokakarya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/9) yang dikutip Antara.

Tongam mengatakan, terdapat tren di masyarakat yang menjadi korban investasi ilegal kemudian meminta agar ganti rugi dapat ditangani oleh pemerintah. “Pemerintah itu tidak akan menalangi uang orang-orang yang investasi ilegal, karena tidak ada dasar hukumnya. Tidak ada regulasi yang mengatur pemerintah mengganti, misalnya, uang First Travel,” ucap Tongam.

Terkait dengan kasus First Travel, Tongam mengatakan semua pihak ada baiknya menghormati dan menunggu proses peradilan yang sedang berjalan. “Bareskrim sudah menyita aset-asetnya, sehingga nanti pengembalian asetnya tergantung pada putusan pengadilan,” kata Tongam

Ia menjelaskan, nasabah sudah memohonkan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) ke pengadilan niaga. Apabila tidak berhasil perdamaiannya, maka First Travel dapat berujung pailit. “Saat ini yang perlu dilakukan adalah menghormati proses hukum dari First Travel,” ucap Tongam.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.