Senin, 26 Oktober 2020

Tegas terhadap Rezim Myanmar, Inilah Sosok Presiden Chechnya

Tegas terhadap Rezim Myanmar, Inilah Sosok Presiden Chechnya

Foto: Presiden Chechnya Ramzan Kadyrov. (ist)

Chechen-Ingush ASSR, Swamedium.com – Pemimpin Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov menjadi perhatian dunia. Pasalnya, dia mengeluarkan pernyataan keras, dan menyebut pemerintahan Myanmar sebagai rezim setan. Karena dinilai telah melakukan pembantaian terhadap Muslim Rohingya.

Berikut ini sosok Ramzan Kadyrov yang berhasil dihimpun.

Bernama lengkap Ramzan Akhmadovich Kadyrov, lahir di Tsentoroi, Chechen-Ingush ASSR, Chechnya tanggal 5 Oktober 1976. Di usia yang sangat muda ia dilantik menjadi presiden Republik Chechnya, pada tanggal 15 Februari 2007 penunjukan Presiden Vladimir Putin, Chechnya adalah salah satu negara pecahan Uni Sovyet di masa lalu .

Sebelumnya, Ramzan Kadyrov adalah komandan militer yang tangguh dalam menghadapi pasukan Rusia demi membela rakyat Chechen.

Presiden Ramzan Kadyrov adalah sosok yang sangat teguh dalam ketaatan menjalankan syariat Islam.

Di bawah kepemimpinannya, ia memberi dukungan penuh kepada muslimah yang ingin berhijab. Ia juga melarang praktik perjudian dan minuman keras.

Ketika terjadi penghinaan atas diri Nabi Muhammad SAW oleh kartunis Denmark, ia bereaksi sangat keras.

Ia menyebut Denmark sebagai negara yang mendukung terorisme karena ulah salah satu warganya yang menghina Islam atas nama kebebasan.

Lebih lanjut, Kadyrov melarang semua turis yang berkewarganegaraan Denmark memasuki wilayah Chechnya. Ia juga melarang aktivitas LSM Denmark di Chechnya. Bahkan Kadyrov menghalalkan darah pelukis kartun nabi untuk ‘dikubur hidup-hidup’.

Tak hanya dikenal tegas dan berani, Ia juga disebut sebagai presiden panutan dalam menerapkan nilai-nilai dan ajaran agama Islam.

Setidaknya ada beberapa kebiasaan dan program yang diterapkan sejak awal memimpin Chechya, diantaranya :

1. Kebiasaannya hariannya membaca Sholawat 5000 kali tiap hari

2. Semua pejabat negara dan menteri wajib sholat Isya’ dan Subuh berjamaah di Masjid, yang tidak melaksanakan akan dipecat dari jabatannya

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.