Minggu, 25 Oktober 2020

Korupsi GBLA, JPU Cecar Mantan Gubernur Jabar dan Wali Kota Bandung

Korupsi GBLA, JPU Cecar Mantan Gubernur Jabar dan Wali Kota Bandung

Foto: DUA MANTAN-Mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Danny Setiawan dan Mantan Walikota Bandung Dada Rosada, saat menjadi saksi kasus korupsi Pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dengan tersangka Yayat Ahmad Sudrajat, Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) Kota Bandung, di Pengadilan Tipikor Bandung Jl RE Martadinata, Bandung, Senin (11/9). (Ariesman/swamedium)

Bandung, Swamedium.com — Mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Danny Setiawan dan Mantan Walikota Bandung Dada Rosada dicecar dengan pertanyaan memojokkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), saat menjadi saksi kasus korupsi Pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), di Pengadilan Tipikor Bandung Jl RE Martadinata, Bandung, Senin (11/9).

Danny Setiawan dan Dada Rosada menjadi saksi kasus korupsi No72/Pid.sus-TPK2016/PN.Bdg.Kejari Bandung dengan tersangka Yayat Ahmad Sudrajat, Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) Kota Bandung.

Pertanyaan memojokkan yang dimaksud JPU M Tasjrifin untuk saksi Dada Rosada dan Danny adalah terkait kompensasi 60:40. Kompensasi 60 persen untuk Kota Bandung dan 40 persen untuk Provinsi Jawa Barat.

“Karena Stadion itu bukan un sich untuk Kota Bandung saja, makanya saya bertanggungjawab untuk menyetujuinya,” kata Danny Setiawan saat menjawab pertanyaan JPU.

Alasan lainnya, dengan adanya stadion GLBA diharapkan akan tercipta semangat olahraga dan prestasi olah raga untuk warga Jawa Barat pada umumnya.

Terkait MoU 2007, Danny mengatakan, dirinya tidak tahu menahu.

“Pak Dada, sampaikan gagasan dari 2007. Biasanya tim teknis memberitahu. Oleh karenanya saya tidak tahu kapan dianggarkan, kalau toh dianggarkan 2008 kan murni untuk penganggaran,” jelas Danny.

Sementara Dada Rosada mengatakan, stadion itu akhirnya selesai dan hingga kini digunakan untuk giat nasional seperti pertandingan sepakbola.

“Stadion itu kan selesai, dan serah terimanya ke tingkat kota melalui Distarcip. Kalau Distarcip bila sudah, ya apa lagi. Saya kan tidak tahu permasalahan teknis. Apalagi stadion itu kan pembangunannya bagus. Nggak ada masalah bahkan langsung dipergunakan untuk pertandingan-pertandingan sepakbola,” jelas Dada.

Selain Danny Setiawan dan Dada Rosada, saksi lain dalam perkara yang menjerat tersangka Yayat Ahmad Sudrajat itu adalah Kepala Bapeda Denny Juanda dan Mantan Kepala Biro Keuangan Pemprov Jawa Barat Sri Mulyono.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.