Minggu, 25 Oktober 2020

Pegiat HAM Bisu Soal Rohingya, Akmal Sjafril: Mereka Hipokrit

Pegiat HAM Bisu Soal Rohingya, Akmal Sjafril: Mereka Hipokrit

Foto: Peneliti INSISTS yang juga Koordinator Pusat Indonesia Tanpa JIL, Akmal Sjafril. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Persekusi terhadap etnis Rohingya sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu. Sejak junta militer Myanmar berkuasa, mereka terus mengalami penganiayaan. Mereka dianiaya karena sebuah identitas yang tak bisa mereka hapus, yaitu etnis.

Menurut peneliti dari Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Akmal Sjafril, bahwa yang terjadi pada etnis Rohingya di Myanmar adalah kejahatan yang sulit dicari bandingannya.

Untuk itu, dia meminta seluruh dunia khususnya umat Islam wajib melakukan pembelaan terhadap Rohingya. Maka, ketika ada pihak-pihak yang selama ini selalu menyuarakan hak asasi manusia namun diam melihat kejahatan kemanusiaan yang dialami etnis Rohingya, Akmal menyebutnya sebagai suatu hal yang hipokrit.

“Pembelaan terhadap Rohingya wajib dilakukan oleh semua orang, dan sangatlah hipokrit jika ada yang suka meneriakkan HAM tapi mengabaikan nasib Rohingya sekarang ini,” pungkasnya. (ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.