Minggu, 25 Oktober 2020

Pemerintah Diminta Jujur Soal Utang Luar Negeri

Pemerintah Diminta Jujur Soal Utang Luar Negeri

Foto: Ekonom Senior dan mantan Menko Maritim Dr Rizal Ramli. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Pemerintah diminta jujur kepada masyarakat terkait utang luar negeri yang dimiliki Indonesia. Jika kejujuran dikedepanan, maka semua pihak dengan sukarela akan membantu pemerintah dalam mencari solusi terbaik dalam melunasi utang tanpa harus menyulitkan keuangan negara.

Hal itu dikatakan ekonom senior, Dr Rizal Ramli saat mengisi kuliah umum di acara pelantikan mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018 program sarjana dan program pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Sabtu (9/9) lalu.

“Jangan berbohong. Kalau zaman Soeharto utang itu disebut bantuan buat ngibulin rakyat. Hari ini berbohong dengan mengatakan hanya mengumumkan bunganya, 300 sekian triliun, tapi tidak mengumumkan cicilan pokoknya,” ujarnya.

Dalam hitungannya, menurut Rizal yang juga Ketua Dewan Kurator UBK ini, jika pinjaman pokok ditambah dengan bunga, pemerintah Indonesia saat ini dibebankan untuk membayar hutang sebesar Rp630 triliun per tahun.

“Tahun depan kita harus bayar 740 triliun,” tukas Rizal. 

Menko Perekonomian era Presiden Abdurahman Wahid ini pun menuturkan, kalau saja pemerintah mau jujur, sebenarnnya prioritas anggaran ekonomi Indonesia saat ini bukanlah untuk infrastruktur seperti yang kerap disampaikan oleh Presiden Jokowi. Dikatakan dia, prioritas anggaran ekonomi saat ini adalah membayar utang. 

“Prioritas kita nomor satu adalah bayar utang. Yang kedua pendidikan, 20 persen dari anggaran negara, yang ketiga baru infrastruktur,” tuturnya.

Dikatakan Rizal, kejujuran pemerintah terkait utang sangat penting. Kalau tidak diberikan fakta yang benar, lanjutnya, masyarakat tidak tahu risiko yang akan ditanggung.

Menurut Menko Maritim era Jokowi itu, sebenarnya terdapat banyak solusi untuk mengelola atau melunasi utang. Namun, lanjut Rizal, kalau pemerintah tidak jujur, masyarakat pun tak akan mau membantu mencarikan solusi yang baik agar negara bisa membayar utang tanpa harus membebani keuangan negara yang berujung akan menyulitkan ekonomi rakyat. 

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.