Minggu, 25 Oktober 2020

Polisi Gerebek Gudang Penimbun Satwa Langka di Tangerang

Polisi Gerebek Gudang Penimbun Satwa Langka di Tangerang

Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif saat menunjukan gudang penimbun cangkang kura-kura ilegal (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Polresta Tangerang menggerebek Gudang penimbun cangkang kura-kura dan tanduk rusa ilegal di Jalan Raya Otonom Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Dalam penggerebekan tersebut, Polresta Tangerang bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, berhasil menemukan cangkang kura-kura sebanyak 1.000 dus. Tanduk rusa sebanyak 200 koli. Kapulaga sebanyak 100 karung. Akar Tunjung langit sebanyak 53 dus dan bahan baku cincau sebanyak 1.000 dus.

“Rencananya, barang-barang itu akan diekspor ke Tiongkok. Atas temuan tersebut, barang-barang itu tidak jadi di ekspor,” ujar Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif, Senin (11/9/2017).

Sabilul menjelaskan, kegiatan perdagangan satwa itu merugikan ekosistem hewan yang dilindungi. “Dugaan diambil dari Papua atau Indonesia bagian Timur,” katanya.

Sementara itu, Direktur Penegakkan Hukum Pidana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, M Yunus mengatakan, pihak kementerian akan berkoordinasi dengan pihak Polri terkait penyelidikan lebih lanjut atas penangkapan tanduk rusa dan cangkang kura-kura itu.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Polri khususnya Polresta Tangerang atas pengungkapan kasus ini,” pungkas Yunus.

Dalam kasus tersebut, tersangka melanggar Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Hayati Pasal 21 dan Pasal 40 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Diketahui, gudang dengan nama perusahaan Sinar Puri Kencana tersebut dimiliki seorang perempuan paruh baya, Sulastri (63), warga Jalan Kebun Jeruk XIV Nomor 2 Rt. 014/005, Kelurahan Maphar Tamab Sari, Jakarta Barat. (*/Dng)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.