Minggu, 25 Oktober 2020

Dirjen Hubla: Keris, Akik, Tombak Dibeli dari Uang Pribadi

Dirjen Hubla: Keris, Akik, Tombak Dibeli dari Uang Pribadi

Foto: Dirjen Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Antonius Tonny Boediono (ATB) menjalani pemeriksaan lanjutan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub RI Antonius Tonny Budiono yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perizinan dan pengadaan proyek di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut tahun 2016-2017 menyebut beberapa benda yang disita oleh KPK berupa tombak, keris, dan cincin batu akik diklaim sebagai milik pribadinya.

Tonny yang keluar setelah menjalani pemeriksaan lanjutan terkait dengan temuan hasil OTT KPK beberapa waktu lalu, mengatakan benda-benda pribadi miliknya tersebut bukan dari hasil gratifikasi yang ikut disita oleh penyidik KPK.

“Keris itu untuk perang brothoyudho, itu milik saya sampai akhirat, duitnya dari Tuhan,” kata dia saat ditemui wartawan sesaat sebelum digiring oleh petugas KPK masuk ke dalam mobil tahanan KPK, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (12/9) sore.

Baca Juga: Dirjen Hubla Mengaku Tak Tahu Kasus yang Menjeratnya

Benda-benda tersebut merupakan salah satu dari sekian banyak alat bukti yang diduga perolehan gratifikasi yang diterima Tonny sejak menjabat dari Mei 2016 lalu.

Diketahui bahwa total benda yang disita Petugas KPK dari Mess Perwira Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Bahtera Suaka, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, sebanyak 50 buah dan sejumlah cincin batu akik tersebut diduga berlapis emas dan emas putih. (Jok)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.