Selasa, 20 Oktober 2020

JPU Protes Yusril Jadi Saksi Ahli Sidang Buni Yani

JPU Protes Yusril Jadi Saksi Ahli Sidang Buni Yani

Foto: Buni Yani saat sidang pertama, Selasa (13/6) lalu. (ist)

Bandung, Swamedium.com — Kehadiran pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra dalam persidangan perkara ujaran kebencian dengan terdakwa Buni Yani diprotes oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Keberatan JPU itu disampaikan saat dimulainya persidangan yang digelar di Gedung Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Jabar, Selasa (12/9).

Kehadiran Yusril dianggap oleh JPU tidak relevan dengan kasus teknologi informasi (IT) yang menjerat Buni Yani. Karena menurut JPU Yusril itu ahli konstitusi bukan ahli IT.

“Jaksa Penuntut Umum keberatan hubungan IT dengan konstitusi tidak ada relasi, jadi nggak bisa diambil keterangannya,” kata JPU Andi M Taufik.

Menanggapi hal tersebut, penasihat hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian langsung menyanggah keberatan JPU. Ditegaskan Aldwin, Yusril bukan hanya pakar hukum tata negara atau konstitusi, melainkan juga ahli teori hukum secara umum.

“Kesaksian Yusril kami anggap diperlukan untuk menjelaskan teori hukum berkaitan pasal 28 dan pasal 32 Undang Undang ITE yang didakwakan kepada Buni Yani,” tegas Aldwin.

“Jadi, selama ini dikenal ahli konstitusi, beliau juga ahli teori hukum, filsafat hukum, nanti meng-explore (menjelaskan) teori-teori hukum atas pasal itu,” sambung Aldwin.

Seperti diketahui, Yusril hadir sebagai saksi ahli meringankan dalam persidangan kasus dugaan ujaran kebencian terkait Undang-Undang ITE dengan terdakwa Buni Yani. Yusril dihadirkan ke persidangan atas permintaan kuasa hukum Buni Yani.

Sebelumnya, Yusril menegaskan dirinya tak berpihak kepada siapa pun, melainkan objektif dalam memberikan keterangan sesuai kapasitasnya sebagai ahli hukum.

“Jangan dianggap ahli yang memberikan keterangan kalau didatangkan penasihat hukum, memihak penasihat hukum, kalau didatangkan jaksa, memihak jaksa,” jelas mantan Menteri Hukum dan HAM itu saat tiba di lokasi sidang seperti dikutip abadikini.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.