Selasa, 27 Oktober 2020

MKD DPR Desak Bareskrim Proaktif Tangani Kasus Viktor Laiskodat

Jakarta, Swamedium.com — Sejumlah anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR mendatangi Bareskrim Polri. Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, kedatangan pihaknya itu untuk menanyakan perkembangan laporan terhadap politikus NasDem, Viktor Laiskodat.

Sufmi menjelaskan bahwa tujuan MKD DPR menanyakan kasus tersebut ke Bareskrim karena Viktor juga dilaporkan ke MKD DPR.

“Kami sedang menunggu laporan dari proses di Bareskrim Mabes Polri,” kata Sufmi, Senin (11/9) kemarin.

Sufmi juga mengungkapkan, MKD juga meminta Bareskrim Polri agar proaktif dalam menangani laporan terhadap Viktor terkait perkara dugaan pencemaran nama baik.

“Kami minta agar Bareskrim lebih proaktif untuk menangani perkara ini,” tukas Sufmi.

Dikatakan politikus Gerindra itu, dalam pertemuan MKD DPR dengan Bareskrim itu dibahas juga mengenai hak imunitas anggota DPR. Diungkapkan dia, kajian terkait hak imunitas terkait dengan posisi Viktor Laiskodat tengah dilakukan Polri.

“Sedang dalam rangka penyelidikan apakah perbuatan yang dilakukan itu di dalam rangka menjalankan fungsi sebagai anggota DPR atau bukan, itu sedang dalam penyelidikan,” ungkap Sufmi.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak mengatakan, pihaknya mengalami sejumlah kendala dalam proses penyelidikan atas laporan Viktor ke MKD. Salah satunya adalah sejumlah pelapor tidak bisa dimintai keterangan.

“Lapornya dari tanggal 4, 6 Agustus, baru kita bisa BAP sekarang. Itu kesulitannya, jadi kita harus dalami dulu pelapor ini. Laporan apa, apa yang dia tuduhkan mana yang dianggap melanggar pidana, itu baru nanti kita carikan alat buktinya kan gitu. Makanya pelapor dan saksi-saksinya, kita BAP lebih dulu,” kata Rudolf seperti dikutip Viva.

Seperti diketahui, sebelumnya Viktor dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik melalui media elektronik atau penghinaan dan kejahatan tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis. Viktor diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 UU ITE juncto Pasal 45 ayat 2 UU ITE. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.