Sabtu, 24 Oktober 2020

Sedikitnya Pengusaha Muslim Hambat Perkembangan Ekonomi Syariah

Sedikitnya Pengusaha Muslim Hambat Perkembangan Ekonomi Syariah

Foto. Sebagai negara mayoritas muslim, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia dinilai lambar. (ist)

Solo, Swamedium.com – Potensi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia sangat besar, namun perkembangannya belum sesuai harapan. Salah satu kendalanya adalah masih sedikitnya jumlah pengusaha muslim dan industri halal di Tanah Air.

Bambang mengatakan, jumlah wirausahawan Muslim harus meningkat agar berdampak positif bagi perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di dalam negeri.”Mengenai ekonomi dan keuangan syariah di dalam negeri sebetulnya potensinya luar biasa tetapi pergerakan belum sesuai dengan yang kami harapkan,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang PS Brodjonegoro pada Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah (FREKS) XVI di Kampus Universitas Sebelas Maret Solo, Selasa (12/9).

Menurut dia, salah satu penghambat perkembangan ekonomi dan keuangan syariah yaitu dari sisi dunia usaha khususnya terbatasnya jumlah wirausahawan muslim maupun industri halal yang berbasis ekonomi syariah. “Karena kegiatan ekonomi di sektor tersebut masih terbatas akibatnya permintaan pinjaman juga masih terbatas, akibatnya lagi lembaga keuangan syariah menawarkan kredit ke bidang usaha yang tidak relevan. Menimbulkan kredit macet dan membuat performance perbankan syariah menjadi tidak baik,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar seluruh pihak terkait termasuk masyarakat mampu memperkuat sektor riil, dalam hal ini industri halal atau berbasis syariah. Terkait hal itu, dikatakannya, salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah melakukan sosialisasi yang lebih terstruktur dan sistematis sehingga bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat. “Tujuannya agar mampu menumbuhkan keinginan masyarakat untuk mau jadi debitur atau peminjam,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan wacana pemerintah untuk memiliki bank syariah sendiri, dikatakannya, wacana tersebut masih dibicarakan. “Kami masih mencari format yang paling pas untuk bisa punya bank syariah yang dimiliki negara tampa mengganggu dunia perbankan itu sendiri dan tanpa mengganggu anggaran,” katanya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.