Senin, 19 Oktober 2020

BNN Kendari Amankan Sejumlah Orang Diduga Korban Flakka

BNN Kendari Amankan Sejumlah Orang Diduga Korban Flakka

Foto: Sejumlah pasien yang sebagian besar anak dan remaja diduga korban Flakka. (ist)

Kendari, Swamedium.com — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara pada Rabu (13/9) melaksanakan pengumpulan data terkait korban penyalahgunaan obat-obatan ilegal yang diketahui jenis PCC atau dikenal dengan Flakka.

Sebanyak 38 orang remaja usia sekolah dan mahasiswa menjadi korban akibat penyalahgunaan obat-obatan tersebut.

Dari ke 38 pasien tersebut, 1 diantaranya telah meninggal dunia dengan nama Randi (13) yang beralamat di Jalan Mekar Baru, Kendari, Sulawesi Tenggara. Randi diketahui adalah murid kelas 6 Sekolah Dasar.

Sejumlah pasien lainnya yang sedang menjalani perawatan yang tersebar di 5 Rumah Sakit di Kendari, diantaranya, 26 orang di Rumah Sakit Jiwa Kendari, 4 orang di Rumah Sakit Bhayangkara Prov. Sultra, 5 orang di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari, 2 orang di Rumah Sakit Bahteramas Prov. Sultra dan 1 orang di Rumah Sakit Korem 143 Kendari.

Hingga saat ini BNNP Sultra menempatkan anggota di RSJ Kendari dan melakukan penyelidikan terkait asal obat-obatan ilegal yang dikonsumsi para remaja tersebut. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.