Senin, 26 Oktober 2020

Merasa Tak Bersalah, Warga Rusun Minta Pemutihan Tunggakan

Merasa Tak Bersalah, Warga Rusun Minta Pemutihan Tunggakan

Foto: Warga yang mendatangi gedung DPRD hari ini mengaku tidak sepenuhnya bersalah atas penunggakan yang terjadi. Mereka kecewa atas sistem pembayaran online yang pengelolaannya belum matang. (Iqlima/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Warga korban pengusiran akibat tunggakan kembali mendatangi Gedung DPRD DKI Jakarta Kamis (14/9) pagi. Warga meminta pemutihan atas tunggakannya, dengan alasan kesalahan tidak sepenuhnya ada pada warga melainkan pengelolaan pembayaran juga ambil bagian.

Perwakilan warga dari Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) diterima untuk melakukan lobbying dengan anggota dewan.

“Agenda hari ini melanjutkan yang kemarin hari ini menyampaikan data kepada wakil kita yg ada disini. Data untuk memohon pemutihan tunggakan rusunawa,” kata Ketua SRMI Wilayah Penjaringan, Hendrik kepada Swamedium.com, di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (14/9).

Warga yang mendatangi gedung DPRD DKI hari ini mengaku tidak sepenuhnya bersalah atas penunggakan yang terjadi. Mereka kecewa atas sistem pembayaran online yang pengelolaannya belum matang.

“Kesalahan dari pihak pengelola. Uang di Bank DKI ada tapi pihak pengelola ngga mendebet dia akan begitu sampai tunggakan atau dendanya menumpuk. Manajemen dari pihak pengelola ngga bagus, padahal warga bayarnya rutin,” pungkas Hendrik.

Warga masih memenuhi lobi Gedung DPRD sampai Kamis siang. Mereka menunggu hasil pertemuan yang dilakukan beberapa perwakilannya. (Ima)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.