Minggu, 25 Oktober 2020

MKD: Nasib Viktor Laiskodat Tergantung Bareskrim

MKD: Nasib Viktor Laiskodat Tergantung Bareskrim

Foto : Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Ahmad Dasco (Ist)

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Mahmakah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad mengatakan nasib Viktor Laiskodat di DPR tergantung dengan Bareskrim Mabes Polri.

MKD DPR bakal memutuskan Viktor Laiskodat melanggar kode etik jika Bareskrim Polri nantinya menemukan unsur pidana pada pidato yang bersangkutan di acara deklarasi calon bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), 1 Agustus 2017.

“Misalnya rekaman itu valid, tidak diedit, itu kita tidak punya, sehingga kita lakukan koordinasi dengan Bareskrim,” kata Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Atas hal tersebut MKD meminta hasil penyelidikan yang dilakukan Bareskrim Polri. Kemuidan Bareskrim juga sepakat jika MKD memberikan informasi mengenai Viktor.

“Misal disana bareskrim mengatakan ada pelanggaran hukum, maka di MKD menduga ada pelanggaran etika. Begitulah kira-kira,” jelas Dasco.

Politisi partai Gerindra ini menjelaskan Hal itu disepakati dalam pertemuan MKD DPR dengan Bareskrim Polri pada Senin 11 September 2017.

Sehingga, lanjut dia, MKD DPR akan proaktif ikut memantau proses hukum yang dilakukan Bareskrim Polri terhadap kasus dugaan ujaran kebencian Viktor Laiskodat.

“Selain itu, dalam waktu dekat MKD DPR akan melakukan penyelidikan ke lokasi pidato Viktor Laiskodat, Kupang, NTT,” tutupnya

Sekadar informasi, pidato Viktor dalam acara deklarasi calon bupati di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), 1 Agustus 2017 menjadi kontroversi. Pasalnya, Viktor menyebut Partai Gerindra, Demokrat, PAN, PKS mendukung kelompok yang ingin membuat negara ini berbentuk khilafah. (Dng)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.