Kamis, 29 Oktober 2020

OTT Bupati Batubara, KPK Hanya Amankan Rp 346 Juta

OTT Bupati Batubara, KPK Hanya Amankan Rp 346 Juta

Foto: Jumpa pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (30/8). (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Pasca OTT yang dilakukan oleh KPK pada Rabu (14/09) malam KPK telah menaikkan status Bupati Batubara, Sumatera Utara, OK AZ dari Saksi menjadi tersangka penerima suap.

Ia kedapatan bersama enam orang lainnya yang ditangkap secara terpisah dan tersangka Bupati Batubara diduga menerima suap terkait proyek infrastruktur di lingkungan Kabupaten Batubara tahun anggaran 2017.

Total temuan dari penyelidikan KPK terhadap penerimaan suap yang diterima oleh OK AZ sebesar Rp 4,4 miliar terkait tiga proyek pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, dalam OTT kemarin, KPK hanya mengamankan uang sebesar Rp 346 juta.

“Total KPK amankan uang tunai sebesar Rp 346 juta. Uang tersebut diduga bagian dari fee proyek senilai total Rp 4,4 miliar yang diterima Bupati Batubara lewat penghubungnya,” terang Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam paparan nya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9).

Menurut Alex, rencananya jatah fee proyek untuk OK AZ itu dijanjikan oleh PT T yang menangani proyek pembangunan infrastruktur, dua orang yang berasal dari kontraktor itu yakni Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar.

Lanjut dia, Maringan berjanji memberikan OK AZ sebesar Rp 4 miliar untuk pembangunan Jembatan Sentang senilai Rp 32 miliar yang dimenangkan oleh PT GMJ dan proyek pembangunan Jembatan Sei Magung senilai Rp12 miliar yang dimenangkan PT. T.

“Sementara Syaiful menjanjikan fee sebesar Rp 400 juta atas proyek betonisasi jalan Kecamatan Talawi senilai Rp 3,2 miliar,” katanya.

Selain meningkatkan status tersangka OK AZ, KPK juga telah menetapkan dua orang tersangka lainnya ‎sebagai penerima suap. Keduanya yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Dinas Batubara Helman Hendardi serta Sujendi Tarsono selaku pihak swasta. Sedangkan Maringan dan Syaiful ditetapkan sebagai pemberi suap.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.