Senin, 26 Oktober 2020

Penjelasan LBH Bang Japar Terkait Asma Dewi

Penjelasan LBH Bang Japar Terkait Asma Dewi

Foto: Juju Purwantoro, direktur LBH Bang Japar. (Joko/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Penangkapan terhadap seorang ibu rumah tangga yang juga aktivis Aksi Bela Islam, Asma Dewi yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian mengundang reaksi dari Lembaga Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (LBH Japar).

Menurut Direktur LBH Bang Japar Juju Purwantoro, Asma Dewi bukanlah anggota dari organisasi apapun apalagi menjabat sebagai bendahara.

Juju mengatakan, apa yang disangkakan oleh kepolisian bahwa Asma Dewi adalah bendahara Saracen adalah tidak benar.

“Itu versi kepolisian, silahkan saja kepolisian mengatakan seperti itu,” kata Juju saat ditemui usai jumpa pers di Masjid Baitturahman, Tebet Jakarta Selatan, Kamis (14/9).

Ia juga menjelaskan, terkait foto-foto Asma Dewi bersama beberapa tokoh yang beredar di media sosial adalah ha yang wajar sebagai seorang ibu rumah tangga yang juga aktivis.

Juju kembali menegaskan, Asma Dewi tak pernah menjabat bendahara di organisasi mana pun, meski dirinya pernah beberapa kali menangani keuangan dalam beberapa aksi yang aktif diikutinya.

“Nah sekarang kami menjawab bahwa menurut kami, setahu saya Ibu Asma ini tidak pernah menjabat sebagai bendahara di organisasi masyarakat manapun tapi memang dia biasa diminta untuk mengurus pembayaran tagihan tagihan, seperti konsumsi, tenda, sewa alat yang kira kira, hal hal seperti itu jumlahnya nya juga nggak sampai puluhan juta,” tuturnya. (Jok)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.