Minggu, 25 Oktober 2020

Terkait Kasus IJP, Pemprov DKI Diminta Tutup Karaoke Diamond

Terkait Kasus IJP, Pemprov DKI Diminta Tutup Karaoke Diamond

Foto: Indra J Piliang saat diperiksa di Polda Metro Jaya (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta tegas dalam menindak peredaran narkotika, terutama dalam menindak tempat hiburan malam yang sering dijadikan paktek jual beli narkoba, terutama kasus yang baru saja terjadi di Diskotik Diamond, dimana adanya keterlibatan manajemen dalam kasus tersebut.

Sekjen Forum kemasyarakatan Anti Narkoba (Fokan), Anhar Nasution menjelaskan, sebelumnya diskotik Diamond yang berlokasi di kawasan pusat perbelanjaan Glodok tersebut pernah tersangkut kasus yang sama, tindak pidana narkotika pada April 2017 lalu. Saat itu, dua orang kedapatan menggunakan sabu dan tertangkap tangan oleh pihak kepolisian.

“Apalagi yang ditunggu, ini sudah dua kali dalam dua bulan. Kami sudah jelas mempertanyakan sikap DKI. Diamond harus ditutup,” ucap ‎Anhar saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (14/9).

Lebih lanjut Anhar mendesak Pemprov DKI untuk segera melakukan tindakan seperti yang dilakukan terhadap diskotik Stadium dan Milles. Keduanya langsung ditutup ketika diketahui adanya keterlibatan manajeman didalamnya.

“Ini yang saya katakan, hampir 80 persen hiburan malam di Jakarta terindikasi narkoba. Bukan hanya pengunjung. Tapi manajemen juga ikut berperan mendatangkan barang,” tuturnya.

Termasuk soal penangkapan terhadap Politikus Golkar IJP bersama 2 rekannya RF dan MIJ di Room Opal, Diskotik Diamond. Anhar menilai hal itu mengindikasikan kuat keterlibatan manajemen. Terlebih dalam beberapa kasus sebelumnya, penangkapan Diamond kerap kali terjadi di room karoke.

Seperti diberitakan sebelumnya, IJP bersama 2 rekannya RF dan MIJ kedapatan menggunakan narkotika jenis sabu. Ketiga tersangka ditangkap di Room Opal Diamond Karaoke Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (13/9) malam pada pukul 19.30 WIB. Adapun saat ditangkap polisi menyita satu buah bong bekas dan korek api gas sebagai barang bukti. (Yog)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.