Minggu, 18 Oktober 2020

Tertimbun Longsor Pasir Batu, 4 Pekerja Tewas di Mojokerto

Tertimbun Longsor Pasir Batu, 4 Pekerja Tewas di Mojokerto

Foto: Korban longsor di Mojokerto. (Merdeka)

Mojokerto, Swamedium.com — Empat orang warga Mojokerto tewas tertimpa longsoran pasir saat bekerja di lokasi galian pasir dan batu (sirtu) di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Mojokerto, Jatim. Diduga keempat korban tidak sempat menyelamatkan diri, saat tebing sirtu setinggi lebih dari 7 meter longsor, Kamis (14/9) pagi.

Kepala Desa Sumbertanggul, Fauzi (55), mengatakan, menerima informasi peristiwa longsornya tebing sirtu dilaporan warga sekitar pukul 06.00 Wib. Ada empat warga yang tertimpa longsoran dan meninggal di lokasi saat memuat sirtu ke atas truk.

“Empat warga yang meninggal adalah Kodir (60), Iswanto (35), dan Wijanarko (35), ketiganya warga Dusun Glogok, Desa Sumbertanggul. Satunya kuli truk bernama Rajino (55), yang saat itu sedang bekerja menaikkan sirtu ke atas bak truk,” kata Fauji, yang dikutip Merdeka, Kamis (14/9).

Fauji mengaku tak mengetahui secara detail peristiwa nahas itu. Diduga, para pekerja tambang sirtu itu kurang hati-hati. Sehingga saat melakukan aktivitas penggalian, gunungan tanah itu mendadak longsor.

“Tapi yang pasti korbannya ada empat orang. Sudah ada tiga jenazah yang ditemukan, tinggal satu katanya yang masih tertimbun dan saat ini masih dicari,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Mojosari Kompol Heri Sucahyo saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan, tiga jenazah yang ditemukan, seluruh identitasnya sudah teridentifikasi.

Mereka adalah, Rajino (40), warga asal Dusun Jurangsari, Desa Belahantengah. Sedangkan dua orang lainnya yakni Iswanto (35) dan Wijanarko (35). Keduanya merupakan warga asal Dusun Glogok, Desa Sumbertanggul.

“Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Mereka memang penggali di lokasi tambang ini. Ketiganya ditemukan dalam keadaan meninggal,” terang Kapolsek dikutip Okezone.

Hingga kini proses pencarian masih terus dilakukan. Warga dan aparat kepolisian menggunakan alat sederhana berupa cangkul dan skop untuk mencari satu jenazah yang belum ditemukan. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.