Minggu, 25 Oktober 2020

Wakil Walikota Bandung Buka Peragaan Manasik Haji TPA-TPQ

Wakil Walikota Bandung Buka Peragaan Manasik Haji TPA-TPQ

Foto: Peragaan Manasik Haji IX Santri TKQ-TPQ se-Kota Bandung di Sarana Pembinaan Olahraga Terpadu (SPORT) Jabar Kecamatan Arcamanik Kota Bandung, Kamis (14/9/2017). (Ariesmen/swamedium)

Bandung, Swamedium. Com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berperan aktif mendukung program Forum Komunikasi Pendidikan Al Quran (FKPQ) lewat kegiatan pembangunan Kota Bandung.

“Kita sebagai pemerintahan juga turut membentuk karakter anak-anak kita menjadi karakter yang berjiwa Qurani,” kata Wakil Walikota Bandung Oded M Danial dalam sambutannya ketika membuka acara Peragaan Manasik Haji IX Santri TKQ-TPQ se-Kota Bandung di Sarana Pembinaan Olahraga Terpadu (SPORT) Jabar Kecamatan Arcamanik Kota Bandung, Kamis (14/9).

Mang Oded, panggilan akrab dari Oded M Danial menjelaskan peran aktif Pemkot terkait anggaran, terus menaikkan anggaran untuk bantuan pendidikan Al-Quran.

Foto: Wakil Walikota Bandung Oded M Danial membuka acara Peragaan Manasik Haji IX Santri TKQ-TPQ se-Kota Bandung.
(Ariesmen/swamedium)

“Bantuan untuk pendidikan Al-Quran sekarang sudah 10 miliar, berbeda dengan dulu ketika awal saya dilantik hanya sekitar 1,5 miliar,” tutur Mang Oded.

Selain itu, tambah Mang Oded, Pemkot Bandung juga memperbanyak program-program keagamaan di wilayah-wilayah.

“Apalagi sekarang sudah ada program maghrib mengaji di masjid-masjid ke wilayahan,” ujarnya.

Acara Peragaan Manasik Haji yang diadakan oleh FKPQ tersebut setiap tahun jumlah partisipannya juga bertambah, dari 8.000 peserta pada tahun 2016 menjadi 9.002 peserta.

Oded mengapresiasi FKPK yang telah mengadakan Peragaan Manasik Haji tersebut.

“Saya sangat bangga kepada panitia yang telah melaksanakan Peragaan Manasik Haji,” ucapnya.

Oded yakin dengan pembangunan yang bersifat religius, sebuah peradaban dapat terbentuk.

“Insya Allah Kota Bandung kota agamis dan religius, saya sangat yakin bahwa pembangunan peradaban itu tidak mungkin bila tidak ada pembangunan yang bersifat religius,” pungkasnya. (Ris)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.