Minggu, 25 Oktober 2020

Dedi Mizwar: Meikarta, Investasi Harus Sesuai Aturan

Dedi Mizwar: Meikarta, Investasi Harus Sesuai Aturan

Foto: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. (ist)

Bandung, Swamedium.Com – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan jajarannya sampai hari ini masih membahas Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) proyek Meikarta, milik taipan James Riyadi dari Lippo Group. Pembahasannya sendiri dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Pembahasan RDTR Meikarta masih belum selesai. Mungkin minggu depan. Bulan-bulan inilah selesai RDTR-nya,” kata Demiz, panggilan akrab Deddy Mizwar di Kantor Gubernur Jawa Barat Jalan Diponegoro No.22, Bandung, Jumat (15/9).

Dalam kesempatan itu, Demiz kembali meminta agar proyek Meikarta dihentikan untuk sementara waktu sambil menunggu semua perizinan selesai.

Terkait iklan dan promosi Meikarta, Demiz menjelaskan yang diurusi oleh pihaknya adalah masalah tata ruang.

“Iklan tuh, ranah hukum . Kita ngurusin tata ruangnya,” katanya.

Hingga kini jajarannya, tambah Demiz, fokus pada pembahasan tata ruang yang terkait dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Yang diatur lewat Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis.

“Juknisnya Perda Nomor 12 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Metropolitan dan Pusat Pertumbuhan di Jawa Barat,” urainya.

Ketika ditanya apakah proses pembahasan RDTR terkait dengan ketakutan pemerintah berhadapan dengan taipan, dengan tegas Jenderal Naga Bonar itu menjelaskan, ini bukan masalah takut dan nggak takut.

“Kita negara hukum,” tegas Demiz.

Ketika ditanya lebih lanjut, bagaimana cara pemerintah menghadapi pemiliki modal besar seperti taipan Lippo Group, Demiz menjawab, mereka itu bukan musuh, melainkan mitra pemerintah, untuk itu sebagai mitra, mereka harus mematuhi aturan yang ada.

“Caranya bukan dilawan. Bukan cari musuh atau tidak. Pengusaha itu mitra kita. Jadi, kalau mau investasi harus sesuai aturan,” jawabnya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.