Rabu, 28 Oktober 2020

Gubernur Papua dalam Tekanan Luar Biasa, Komnas HAM Peringatkan BIN

Gubernur Papua dalam Tekanan Luar Biasa, Komnas HAM Peringatkan BIN

Foto: Foto Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Gubernur Papua Lukas Enembe yang beredar di jejaring percakapan Whatsapp. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Pertemuan antara Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia Jenderal Pol Budi Gunawan dengan Gubernur Papua Lukas Enembe pada tanggal 4 September 2017 yang juga menghadirkan Kapolda Sumut Paulus Waterpauw cukup mengejutkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Sebab, tak jelas kaitan antara kasus hukum Lukas dengan kehadiran Paulus.

“Kita semua (tidak tahu) kenapa Kepala BIN hadirkan Kapolda Sumatera Utara, kenapa bukan Kapolri di Mabes Polri kalau hanya soal kasus yang dihadapi oleh Pak Lukas Enembe?,” kata Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, di Jakarta, Jumat (15/9).

Pigai mengungkapkan, setelah dirinya menerima informasi yang beredar di media sosial, dia bertemu dan berbicara langsung dengan Lukas Enembe yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Papua. Dalam pertemuan itu, Pigai menyebut, dihadiri juga oleh Ketua DPR Papua, Ketua MRP Papua dan Ketua Relawan Lukas Enembe.

“Komnas HAM melihat Lukas berada di bawah tekanan luar biasa dan Komnas HAM sebagai lembaga penjaga kemanusiaan harus selamatkan seorang putra terbaik Papua ini,” ujar Pigai.

Untuk itu, Komnas HAM perlu mengingatkan kepada BIN semestinya bisa bekerja sesuai kewenangan yaitu menjaga kebhinekaan dan keutuhan NKRI, sebab, kata Pigai, BIN adalah roh dan jantung NKRI.

“Persoalan hukum adalah ranah kepolisian Republik Indonesia dan kami menghormati tugas kepolisian yang bekerja secara profesional dengan mempertimbangkan segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara sekaligus menjadi integritas sosial,” tegas Pigai.

Dikatakan Pigai, dengan menghadirkan Paulus Waterpauw tidak ada hubungannya dengan gangguan disintegrasi politik di Papua. Justru, lanjut dia, para politikus, pengamat, rakyat Indonesia dan juga rakyat Papua marah dan mengkritisi BIN yang dinilainya telah berpolitik praktis.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.