Senin, 26 Oktober 2020

Kita Setop Jokowi Tanpa Hoax, Ujaran Kebencian, dan Penghinaan

Kita Setop Jokowi Tanpa Hoax, Ujaran Kebencian, dan Penghinaan

Foto: Presiden RI Joko Widodo. (ist)

Oleh: Asyari Usman*

Jakarta, Swamedium.com — Saya mengajak kawan-kawan untuk meninggalkan hoax, ujaran kebencian, hujatan, dll, dalam mengeritik pemerintah dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di medsos atau di mana saja. Tetapi, perlu ditegaskan bahwa dengan ajakan ini tidak berarti kritikan kita akan tumpul. Kita akan beroposisi dengan keras dan tegas. Hanya saja, kritikan akan kita sampaikan tanpa hujatan personal, ujaran kebencian apalagi hoax.

Seluruh dunia paham bahwa Anda, para oposan Presiden Joko Widodo (Jokowi), menilai pelaksanaan pemerintahan negara ini banyak melanggar komitmen politik yang telah beliau janjikan dan bahkan bertentangan dengan banyak prosedur administrasi kenegaraan. Malahan, ada yang mengatakan telah melanggar peraturan-perundangan. Semua orang tahu itu.

Dan begitu banyak orang sepakat bahwa Pak Jokowi tidak layak dipilih untuk kedua kali di Pilpres 2019. Kita pun sepakat bahwa beliau cukup lima tahun saja menjadi presiden, demi kemaslahatan Indonesia.

Pandangan seperti ini, sah-sah saja. Boleh kita sampaikan secara terbuka. Boleh juga kita teriakkan di dalam aksi-aksi damai kapan saja Anda mau. Tidak ada yang salah dengan cara ini, dan tidak ada seorang atau satu lembaga pun yang bisa mencegah Anda. Itu hak penuh Anda sebagai warga negara. Hak yang dijamin oleh konstitusi negara.

Kita bebas mengajak siapa saja untuk tidak memilih Jokowi di Pilpres 2019. Kalau mau, bisa juga Anda mulai dari sekarang sampai nanti masa tenang kampanye. Tidak ada masalah! Sama hak kita dengan hak parpol-parpol yang telah mendeklarasikan pencalonan Jokowi untuk Pipres 2019 itu.

Tetapi, marilah kita lakukan dengan cara yang santun. Kenapa harus santun? Sebab, kita sedang memberikan keteladan kepada generasi penerus. Kita sedang disaksikan oleh anak-cucu kita, oleh adik-adik kita.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.