Selasa, 20 Oktober 2020

Pigai Sebut Keselamatan Jiwa Gubernur Papua Terancam

Pigai Sebut Keselamatan Jiwa Gubernur Papua Terancam

Foto: Foto Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Gubernur Papua Lukas Enembe yang beredar di jejaring percakapan Whatsapp. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Pertemuan antara Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia Jenderal Pol Budi Gunawan dengan Gubernur Papua Lukas Enembe pada tanggal 4 September 2017 yang juga dihadiri Kapolri Jenderal Tito Karnavian cukup mengejutkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Bahkan, Komisioner HAM Natalius Pigai menyebut usai pertemuan, yang informasinya beredar luas di media sosial itu, keselamatan jiwa Lukas Enembe terancam.

“Saat ini Komnas HAM sedang memonitor keselamatan jiwa Lukas Enembe karena kami menerima isu tidak elok terkait hal ini,” kata Pigai dalam rilisnya, Jumat (15/9).

Karena itu, saat ini, kata Pigai, Komnas HAM tengah melakukan koordinasi dengan lembaga pemantau internasional untuk memonitor secara ketat dugaan dan indikasi gangguan keselamatan jiwa Ketua DPD Partai Demokrat Papua itu.

“Kami sedang berkoordinasi dengan lembaga pemantau internasional untuk memonitor keselamatan jiwa Lukas Enembe, dia adalah tokoh Papua dan Gubernur Provinsi Papua, Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Pigai.

Selain itu, Komnas HAM juga menegaskan bahwa pemaksaan kehendak yang diduga dilakukan BIN kepada Lukas Enembe merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia.

“Suatu pemaksaaan kehendak untuk menentukan nasib hidupnya (right to self determination) serta bertentangan dengan HAM untuk tidak dipaksa dan intimidasi baik fisik juga psikis,” tegas Pigai.

Sebelumnya beredar informasi isi dari pertemuan tertutup antara para pejabat keamanan dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe, di kediaman Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan, di Jakarta Selatan. Foto-foto dari pertemuan mereka juga sudah beredar.

Informasi yang ada menyebut, awalnya pertemuan itu bersifat biasa yang membahas berbagai isu nasional. Namun, ternyata ada agenda lebih jauh dari itu.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.