Minggu, 25 Oktober 2020

Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Asma Dewi dalam Saracen

Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Asma Dewi dalam Saracen

Foto: Asma Dewi (kerudung merah muda) di sel tahanan Rutan Polda Metro Jaya. (ist)

Jakarta, Swamedium.com- Pihak Kepolisian mengklaim mendapati nama Asma Dewi masuk ke dalam struktur organisasi kelompok Saracen. Adapun hal tersebut diketahui penyidik Bareskrim Polri setelah pihaknya melakukan penelusuran melalui website Saracen.

“Kalau dalam proses penyidikan nggak diakui. Kalo kita liat website ada strukturnya memang tercantum (Asma Dewi) di sana,” ujar Kepala Unit V Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, AKBP Purnomo di Mabes Polri, Kamis (14/9) kemarin.

Lebih lanjut Purnomo menjelaskan, dalam pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, asma dewi tidak mengakui bahwa dirinya memiliki keterlibatan dalam kelompok saracen. Saat ini untuk memastikan hal tersebut pihak kepolisian terus melakukan penyidikan guna menuntaskan kasus tersebut.

“Masih harus kita dalami lagi. Proses penyidikan kan masih berlangsung, belum ada pengakuan dari masing-masing, itu hak mereka untuk menyangkal. Tapi penyidik nanti punya bukti-bukti lain,” ucapnya.

Perlu diketahui, pihak kepolisian menangkap Asma Dewi atas dugaan kasus ujaran kebencian dan fitnah SARA di media sosial Facebook miliknya. Setelah dilakukan pendalaman, pihak kepolisian mendapati ada aliran uang Asma Dewi ke kelompok Saracen sebesar Rp 75 juta.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan empat tersangka pengurus Saracen, yakni JAS, MFT, SRN, dan AMH. Kelompok Saracen menetapkan tarif sekitar Rp 72 juta dalam proposal yang ditawarkan ke sejumlah pihak untuk melakukan ujaran kebencian dan fitnah SARA di media sosial. (Yog)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.