Sabtu, 24 Oktober 2020

Otomatisasi Picu PHK Ribuan Pekerja Gardu Tol

Otomatisasi Picu PHK Ribuan Pekerja Gardu Tol

Foto : Ilustrasi (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Rencana pemerintah menggantikan ribuan pekerja tol dengan gardu tol otomatis mengancam nasib pekerja gardu tol. Hal itu dikatakan oleh Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia).

Seperti yang dilansir okezone, Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) mengatakan rencana tersebut akan menaikkan jumlah angka pengangguran karena pekerja gardu tol akan digantikan oleh gardu tol otomatis (GTO).

“Pada Oktober 2017, GNNT akan menyasar industri jalan tol di mana Pemerintah akan memaksakan pemberlakuan 100% gardu tol otomatis dan hanya menerima pembayaran non tunai/elektronik. Ribuan gardu tol yang selama ini dioperasikan oleh manusia akan berganti dengan mesin. Sehingga puluhan ribu pekerja diperkirakan ter-PHK dan akan kehilangan pekerjaannya,” ujar Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) Mirah Sumirat dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/9).

Dia mengatakan, kondisi ini sangat ironis di saat masih ada 7,7 juta pengangguran dan justru Pemerintah yang mengeluarkan regulasi yang berpotensi menimbulkan jutaan pengangguran baru.

“Ada kejahatan kemanusiaan atas nama otomatisasi jalan tol. Akan ada lima nyawa yang akan hilang yaitu pekerja, istri dan ketiga orang anak,” kata Mirah.

Saat ini, lanjutnya, PT Jasa Marga dan perusahaan jalan tol lainnya semakin gencar membangun gardu tol otomatis.

Terkait tudingan bahwa pekerja gardu yang menyebabkan kemacetan di gerbang tol, dia mengatakan bahwa tudingan itu tidak benar.

“Kemacetan gerbang tol disebabkan tiga hal pertama, volume kendaraan meningkat sedangkan jalur tol tidak nambah. Kedua, antara jalur keluar tol dengan jalur arteri itu dekat. Ketiga, kendaraan truk itu penyumbang terbesar karena dia bergerak lamban,” kata dia.

Selain itu, setiap pekerja gerbang tol mempunyai standar pelayanan minimum yaitu bersikap jujur, ramah dan cepat.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.