Senin, 26 Oktober 2020

Kasus Penusukan Terhadap WNA Prancis di Bandung Masih Misterius

Kasus Penusukan Terhadap WNA Prancis di Bandung Masih Misterius

Foto: Wilian Daniel Xapier Kohler (34) WNA Prancis Guru BPK Penabur masih menjalani perawatan di RS Santo Boromeus Bandung. (Dok. Polrestabes Bandung)

Bandung, Swamedium.Com – Kasus penyerangan yang berakhir dengan penusukan terhadap warga negara Prancis bernama Wilian Daniel Xapier Kohler (34) masih misterius.

Polisi masih butuh waktu untuk mengungkap musibah yang terjadi di Jalan Cisitu Indah I, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kamis (14/9) lalu, sekitar pukul 22.00 WIB.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana kasus ini masih misterius karena, penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung masih menunggu Wilian memberikan keterangan.

“Sampai saat ini, meskipun kondisi Wilian membaik, polisi belum bisa menggali keterangan lebih dalam dari korban. Dia masih butuh perawatan untuk memulihkan kondisinya,” kata Yoris di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Sabtu (16/9).

Keterangan guru di Sekolah BPK Penabur, Jalan Dago Pojok, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, kata Yoris, sangat penting untuk mengungkap motif di balik peristiwa penusukan.

Dijelaskan Yoris, anggota Satreskrim Polrestabes Bandung sudah disebar untuk memburu pelaku. Selain itu, polisi juga mencari keterangan lain dari saksi dari warga di sekitar lokasi kejadian, pihak sekolah BPK Penabur, dan memeriksa rekaman CCTV.

“Semoga dalam waktu dekat pelakunya bisa ditangkap dan kasus ini terungkap,” ujar Yoris.

Wilian Daniel Xapier Kohler ditusuk orang tak dikenal saat bersepeda di Jalan Cisitu Indah I, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kamis, 14 September 2017, sekitar pukul 22.00 WIB.

Pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Blade hitam, tiba-tiba memepet Wilian dan langsung menusuk pinggang kanan korban.

Setelah beraksi, pelaku kabur sedangkan Wilian terjatuh dan tergeletak di jalan. Tak lama kemudian, dua pria, Fahri dan M Arga Marsyal, yang sedang melintas di kawasan itu mendatangi korban, karena Wilian berteriak minta tolong.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.