Minggu, 25 Oktober 2020

Di hadapan Jokowi, Pimpinan MTA Minta Aparat Dukung Kegiatan Dakwah

Di hadapan Jokowi, Pimpinan MTA Minta Aparat Dukung Kegiatan Dakwah

Silaturahim nasional MTA di Solo dhadiri Presiden Jokowi dan Ketua MPR

Surakarta, Swamedium.com – Majelis Tafsir Al Quran (MTA) menyesalkan sampai saat ini masih ada sekelompok orang, bahkan aparat yang menolak atau tidak menberikan ijin kegiatan MTA. Padahal, MTA yang berkantor pusat di Kota Solo atau Surakarta itu murni lembaga dakwah dan menolak berafiliasi dengan partai politik manapun.

“MTA ini murni lembaga dakwah, bukan bawahan partai politik dan tidak akan menjadi partai politik. MTA bukan golongan tertentu tapi satu kesatuan dengan umat Islam lain. Partai politik boleh berbeda, tapi MTA tetap menjadi bagian Islam,” kata Pimpinan Pusat MTA, Ahmad Sukina dalam acara Silaturahim Nasional (Silatnas) MTA di Stadion Manahan, Solo, Minggu (19/9) yang dikutip Merdeka.

Silatnas yang mengambil tema ‘Merajut Kebhinekaan, Memperteguh NKRI’ tersebut dihadiri 100 ribu peserta. Dalam kesempatan tersebut Pimpinan Pusat MTA Ahmad Sukina mengukuhkan 64 perwakilan dan cabang MTA di 14 provinsi. Dengan demikian, total ada 604 cabang dan perwakilan di seluruh Tanah Air. Perwakilan dan cabang MTA yang dikukuhkan dari Provinsi Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jatim,Jateng, DIY, Kalteng, Jabar, Kalsel, Bali dan Papua.

Acara Silatnas MTA itu dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Ahmad Sukino berharap, dengan kehadiran Presiden dan Ketua MPR pada Silatnas MTA ini, seluruh kegiatan MTA selanjutnya bisa berjalan lancar.

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan, Bangsa Indonesia sering lupa bahwa Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dalam kunjungan ke negara lain, dirinya selalu menyampaikan hal tersebut. Jokowi juga mengingatkan agar umat selalu menjaga persatuan demi keutuhan bangsa.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.