Minggu, 01 November 2020

Pedagang di Mangga Dua Mall Keluhkan Sepinya Pembeli

Pedagang di Mangga Dua Mall Keluhkan Sepinya Pembeli

Foto. Fenomena toko sepi pengunjung terjadi dimana-mana, termasuk Mal Mangga Dua. (*)

Jakarta, Swamedium.com – Kabar bangkrutnya para pedagang di Pasar Glodok, Jakarta Barat hingga tutupnya berbagai gerai ritel modern semakin memperkuat dugaan sepinya bisnis ritel di Tanah Air, khususnya Jakarta. Bahkan, sepinya pengunjung ini juga mulai merembet ke pedagang di kawasan Mangga Dua Mall, Jakarta Pusat.

Setelah tutupnya gerai Sevel, beberapa gerai Ramayana dan sepinya Pasar Glodok, kini masyarakat dikejutkan lagi dengan tutupnya gerai Matahari Department Store di Manggarai dan Blok M, Jakarta Selatan. Penutupan gerai tersebut disebabkan penjualan lesu. Keluhan yang sama juga diungkapkan oleh para pedagang di Mangga Dua Mall.

Para pedagang mengeluhkan sepinya para pengunjung, terutama dalam empat bulan terakhir ini. “Ya begitu memang lagi sepi,” ujar Rudy, salah satu pedagang elektronik di Mangga Dua Mall, Jakarta, Sabtu (16/9).

Rudi sudah 4 tahun berdagang barang elektronik mulai dari speaker, DVD, playstation, voice recorder, hingga headset . Dia mengatakan, sepinya pengunjung terjadi sejak 3-4 bulan terakhir.

Kondisi sepi pengunjung Mangga Dua Mall juga dirasakan oleh pedagang lainnya yaitu Parman. Dia adalah pedagang alat musik di lantai santai mall yang dulu jadi salah satu “surga” elektronik di Jakarta Pusat.

Rudy dan Parman mengaku tidak begitu tahu penyebab sepinya pengunjung Mangga Dua Mall. Namun keduanya tak memungkiri penyebabnya kemungkinan maraknya penjualan online elektronik.

Dari pengamatan Kompas.com, sejumlah toko di Mangga Dua Mall juga ada yang sudah tutup meski jumlahnya tak banyak. Namun belum bisa dipastikan apakah toko-toko yang tutup itu akibat sepinya pengunjung sehingga berdampak kepada omzet bisnis atau tidak.

Dari segi harga, Ria Aprianty, salah seorang pengunjung menilai bahwa harga barang-barang di Mangga Dua Mall cukup bisa bersaing. Dia yang baru saja membeli asesoris HP mendapatkan cover atau case HP dengan harga Rp 60.000. Padahal tuturnya, harga di penjualan online bisa mencapai Rp 80.000. (*/maida)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.