Minggu, 18 Oktober 2020

ACTA Minta Frasa ‘Antargolongan’ Dihapus dari UU ITE

ACTA Minta Frasa ‘Antargolongan’ Dihapus dari UU ITE

Foto: Gedung Mahkamah Konstitusi. (Nael Kilimanjaro/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) dalam gugatan uji materiilnya ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), mereka menggugat pasal 28 ayat 2.

Salah satu anggota tim advokasi ACTA, Nurhayati mengatakan, adanya frasa ‘antargolongan’ yang ada dalam pasal 28 ayat 2 UU ITE memiliki arti sangat luas dan tidak ada batasannya. Karena itu mereka ingin kalimat tersebut dihapuskan dari pasal itu.

“Kami tidak menuntut pasal 28 ayat 2 dihapus seluruhnya. Kami hanya meminta agar istilah ‘antargolongan’ dihilangkan,” kata Nurhayati di Gedung MK, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (18/9).

Selain itu, adanya pasal 28 ayat 2 UU ITE itu dinilai bisa mengancam siapa saja yang berada di luar kekuasaan. Dikatakan Ketua Dewan Pembina ACTA Habiburokhman, dirinya merasa terancam dengan adanya pasal tersebut. Dia menyebut, bukan hanya dirinya saja yang terancam, tapi semua orang yang berada di luar kekuasaan dan sering dianggap menyebar ancaman pada golongan tertentu.

“Saya merasa terancam. Kalau orang kritik dianggap menyebarkan ancaman pada golongan, artinya siapa saja bisa kena (pasal 28 ayat 2 UU ITE). Kita yang ada di luar kekuasaan paling rentan kena,” ujar Habiburokhman.

Menurut Habiburokhman, frasa ‘antargolongan’ tidak dapat disamakan dengan suku, agama dan ras. Dijelaskan Habiburokhman, suku, agama dan ras adalah hal yang sudah ada sejak manusia dilahirkan, namun untuk ‘antargolongan’ tidak jelas batasnya.

“Kebencian berdasarkan golongan yang tidak jelas batasnya itu beda derajat merusaknya dengan kebencian terhadap suku dan ras yang merupakan identitas kodrati. Atau identitas agama yang merupakan keyakinan dasar setiap orang,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berikut isi lengkap Pasal 28 ayat 2 UU ITE:

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.